Beijing, Bharata Online - Tiongkok akan terus aktif berupaya mewujudkan perdamaian dan memainkan peran konstruktif dalam meredakan ketegangan antara Kamboja dan Thailand, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, dalam konferensi pers pada hari Senin (22/12) di Beijing.
Lin menyampaikan pernyataan tersebut sebagai tanggapan atas pertanyaan media mengenai situasi perbatasan Kamboja-Thailand, dan kunjungan diplomasi ulang-alik (shuttle diplomacy) ke Kamboja dan Thailand yang dilakukan oleh utusan khusus Kementerian Luar Negeri Tiongkok untuk Urusan Asia, Deng Xijun.
"Baik Kamboja maupun Thailand adalah anggota penting ASEAN. Tiongkok memuji dan mendukung upaya ASEAN, khususnya Malaysia, untuk mengamankan perdamaian. Tiongkok, sebagai sahabat dan tetangga dekat kedua negara, dengan tulus berharap pertempuran akan berhenti dan perdamaian akan dibangun kembali sesegera mungkin, yang merupakan kepentingan yang lebih besar bagi perdamaian dan stabilitas di sepanjang perbatasan mereka dan kepentingan mendasar rakyat kedua negara," kata Jubir tersebut.
"Sejak eskalasi terbaru antara kedua negara, Tiongkok telah berupaya mendamaikan kedua pihak melalui caranya sendiri. Menteri Luar Negeri Wang Yi berbicara dengan menteri luar negeri Kamboja dan Thailand melalui telepon. Pejabat senior Kementerian Luar Negeri telah menjaga komunikasi dengan Kamboja, Thailand, dan negara-negara ASEAN terkait. Utusan Khusus Kementerian Luar Negeri untuk Urusan Asia, Deng Xijun, sedang melakukan perjalanan diplomasi ulang-alik (shuttle diplomacy) untuk memfasilitasi pembicaraan. Informasi terkait akan dirilis pada waktunya. Tiongkok akan terus aktif berupaya untuk perdamaian dan memainkan peran konstruktif dalam meredakan ketegangan," lanjutnya.