Beijing, Bharata Online - Saling menghormati, kesetaraan, dan saling menguntungkan adalah pengalaman berharga untuk perkembangan hubungan Tiongkok-Irlandia yang jangka panjang dan stabil, yang harus dijalin dan dipromosikan bersama oleh kedua belah pihak, kata Presiden Tiongkok, Xi Jinping, saat bertemu dengan Perdana Menteri Irlandia, Micheal Martin, yang berkunjung ke Beijing pada hari Senin (5/1).
Martin tiba di Beijing pada Minggu (4/1) sore untuk kunjungan resmi ke Tiongkok, yang menandai kunjungan pertama seorang pemimpin Irlandia ke Tiongkok dalam 14 tahun. Xi pertama kali menyampaikan sambutannya kepada Martin atas kunjungannya ke Tiongkok pada awal tahun baru.
"Anda adalah pemimpin negara Eropa pertama yang diterima oleh Tiongkok di tahun baru, yang mencerminkan penghargaan tinggi yang diberikan kedua belah pihak terhadap hubungan Tiongkok-Irlandia. Meskipun memiliki sejarah, budaya, dan kondisi nasional yang berbeda, baik Tiongkok maupun Irlandia mencintai perdamaian, terbuka dan inklusif, serta mandiri dan giat. Rakyat kedua negara meraih kemerdekaan dan pembebasan nasional melalui perjuangan dan bergerak menuju modernisasi melalui upaya berkelanjutan dari beberapa generasi. Saling menghormati, kesetaraan, dan saling menguntungkan adalah pengalaman berharga untuk perkembangan hubungan Tiongkok-Irlandia yang jangka panjang dan stabil, yang harus diwariskan dan dipromosikan bersama oleh kedua belah pihak," ujar Xi.
Martin mengucapkan terima kasih kepada Xi atas sambutan hangatnya.
"Saya juga mengakui bahwa ini adalah kunjungan pertama seorang pemimpin Eropa ke Tiongkok tahun ini, dan mencerminkan hubungan yang mendalam dan telah lama terjalin antara kedua negara kita. Kami mengakui dan menghargai peran penting Tiongkok di dunia saat ini, dan kontribusi yang Anda berikan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya dalam menjaga perdamaian. Kita semua saling bergantung, dan saya pikir jika kita dapat mempertahankan semangat itu di masa depan, hubungan kita akan terus tumbuh dan semakin kuat," kata Martin.