Beijing, Bharata Online - Guo Yanhong, Wakil Kepala Komisi Kesehatan Nasional (National Health Commission/NHC) Tiongkok, menyatakan bahwa Tiongkok akan meningkatkan upaya untuk memperbaiki sistem layanan kesehatannya, yang sudah menjadi yang terbesar di dunia, selama periode Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030), dengan tujuan mendekatkan layanan medis berkualitas kepada masyarakat.

Berbicara dalam konferensi pers pada hari Senin (14/9) di Beijing, Guo mengatakan bahwa lebih dari 1,1 juta institusi layanan kesehatan telah didirikan di seluruh Tiongkok, yang memungkinkan lebih dari 90 persen rumah tangga menjangkau fasilitas kesehatan terdekat dalam waktu 15 menit.

Guo juga memaparkan rencana untuk lebih meningkatkan sistem layanan kesehatan negara tersebut selama lima tahun ke depan.

"Peran dan fungsi institusi medis di semua tingkat dan jenis akan diperjelas lebih lanjut, dan sumber daya medis serta kesehatan akan dialokasikan secara rasional. Kami juga akan membantu pusat kesehatan tingkat kota kecil (township) dan pusat layanan kesehatan masyarakat untuk memperluas kapasitas penyediaan layanan medis, mengembangkan departemen klinis unggulan, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam mendiagnosis dan mengobati penyakit umum dan penyakit yang sering terjadi, sekaligus memberikan layanan manajemen kesehatan, demi memenuhi kebutuhan medis sehari-hari warga setempat dengan lebih baik," ujar Guo.

"Kami akan mendukung rumah sakit tingkat dua dan tingkat kabupaten untuk secara aktif mengembangkan layanan yang mencakup rehabilitasi, keperawatan, kesehatan jiwa, pediatri, geriatri, dan perawatan paliatif (hospice) guna memperkuat aspek-aspek yang masih lemah. Janji temu rawat jalan di rumah sakit tingkat dua dan tingkat tiga akan diprioritaskan bagi institusi medis dan kesehatan tingkat akar rumput, sehingga dapat lebih mengarahkan masyarakat untuk mencari layanan medis secara tepat dan meningkatkan kesinambungan layanan medis serta kesehatan," ungkapnya.

Selain itu, menurut Guo, Tiongkok akan memperkuat dukungan operasional bagi institusi medis tingkat kabupaten, distrik, dan akar rumput, meningkatkan dukungan asuransi kesehatan untuk layanan medis dan kesehatan tingkat akar rumput, menambah pasokan obat-obatan secara rasional di institusi-institusi tersebut, serta memperluas penyediaan layanan rehabilitasi, keperawatan, dan perawatan paliatif.

Tiongkok menerapkan sistem tiga tingkat untuk mengklasifikasikan rumah sakit, dengan rumah sakit tingkat tiga, yaitu yang memiliki jumlah tempat tidur terbanyak dan menyediakan layanan medis komprehensif, berada di puncak sistem tersebut.