MAKAU, Radio Bharata Online - Ratusan ribu pengunjung Tiongkok daratan telah memadati Makau, pusat perjudian terbesar di dunia, untuk liburan Hari Buruh. Mereka memadati jalan-jalan berbatu yang sempit dan memasang taruhan di kasino-kasino mewahnya.

Dikutip dari Reuters, media lokal melaporkan, bahwa sejak diakhirinya perang melawan Covid-19 pada Januari lalu, lebih dari 100.000 pengunjung, tiba di bekas kota Portugis Saint Paul’s ini pada setiap hari Sabtu dan Minggu.

Di jalan-jalan berwarna pastel yang mengelilingi situs bersejarah Senado Square dan Reruntuhan St Paul's, ratusan pengunjung berdesakan untuk berfoto dan mencicipi makanan khas Makau, termasuk kue tar telur dan daging kering.

Menurut data perusahaan perjalanan ForwardKeys, Makau adalah tujuan utama wisatawan Tiongkok di Asia, dari 17 April hingga 7 Mei.

Coco Li, seorang wanita berusia 42 tahun dari provinsi Hubei yang sedang berkunjung bersama suaminya, mengatakan mereka memilih untuk datang ke Makau karena aturan perjalanan telah dilonggarkan.

Li mengatakan bahwa ia berencana untuk membeli kosmetik, tas dan pakaian, dan tentu saja pergi ke kasino dan berjudi untuk bersenang-senang.

Pemerintah Makau telah mempromosikan warisan budaya, makanan, dan hiburannya kepada para pengunjung dari daratan selama setahun terakhir.

Pihak berwenang ingin melakukan diversifikasi Makau, yang lebih dari 80% pendapatannya bergantung pada kasino, dan telah memberlakukan peraturan baru yang ketat pada enam operator kasino. (Reuters)