Beijing, Bharata Online - Pertukaran pendidikan antara Tiongkok dan Irlandia telah dipuji dalam sebuah acara yang diselenggarakan pada hari Selasa (6/1) oleh Kedutaan Besar Irlandia di Beijing yang bertujuan untuk mempromosikan inisiatif pendidikan bersama yang sedang berlangsung dan yang baru antara kedua negara.

Acara yang diselenggarakan bersama oleh Enterprise Ireland dan Education in Ireland itu menampilkan berbagai pencapaian kerja sama dan mengungkap kemajuan terbaru dalam kolaborasi pendidikan tinggi antara Irlandia dan Tiongkok.

Hal tersebut terjadi bertepatan dengan kunjungan resmi Perdana Menteri Irlandia, Micheal Martin, ke Tiongkok dari tanggal 4 hingga 8 Januari 2026.

Dalam pidatonya di acara tersebut, Martin mengatakan negaranya berharap untuk lebih memperdalam kerja sama dan memupuk persahabatan dengan mitra Tiongkok.

"Kita harus memastikan bahwa pengalaman belajar mahasiswa internasional kita yang terlibat dalam program bersama bersifat inklusif, berkualitas tinggi, dan itulah yang harus selalu kita upayakan," katanya.

Acara tersebut juga mengundang tokoh-tokoh universitas terkemuka dari Irlandia, termasuk Paul Fanning, Rektor Beijing-Dublin International College, sebuah lembaga gabungan antara University College Dublin (UCD) dan Beijing University of Technology (BJUT) yang didirikan pada tahun 2012.

"Kemampuan untuk hidup, bekerja, dan belajar dalam lingkungan multikultural di dunia yang kini sangat, sangat saling terhubung sangatlah penting. Dan saya pikir hal itu khususnya memberikan manfaat bagi mahasiswa Tiongkok di perguruan tinggi gabungan di mana mereka mendapatkan dua budaya, budaya Tiongkok dan budaya Irlandia," ujar Fanning.

Dalam beberapa tahun terakhir, program pendidikan bersama antara kedua belah pihak telah mempertahankan pertumbuhan yang stabil. Data menunjukkan bahwa jumlah total lembaga dan program pendidikan bersama mencapai 110 pada Juli 2025, dengan lebih dari 12.000 mahasiswa yang terdaftar saat ini.

Dengan terus diluncurkannya proyek-proyek baru di bidang tersebut, jumlah mahasiswa diperkirakan akan melebihi 15.000 pada September 2026.

Para pelaku industri dan pemimpin pendidikan percaya bahwa perkembangan ini akan meletakkan dasar yang lebih kuat untuk kerja sama jangka panjang di bidang pendidikan tinggi, menciptakan platform yang lebih stabil dan berkelanjutan untuk kolaborasi masa depan antara Tiongkok dan Irlandia.

Para pelaku industri mengatakan, ekspansi berkelanjutan dari program bersama menggarisbawahi komitmen bersama untuk mendorong pemahaman lintas budaya dan keunggulan akademik.