JAKARTA, Radio Bharata Online - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menyatakan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang telah berakhir per 31 Desember 2022 lalu tidak menyurutkan langkah pemerintah Indonesia untuk terus menjaga imunitas masyarakat.

Menurutnya, pemerintah akan menyiapkan vaksin gratis bagi anak-anak usia 6 bulan sampai 11 tahun untuk mewujudkan kekebalan masyarakat secara lebih merata.

Dalam keterangan persnya, pada Minggu (8/1/2023), meskipun PPKM di seluruh wilayah Indonesia resmi dicabut pemerintah tetap akan terus meningkatkan penyebarluasan vaksinasi dan booster di masyarakat.

Kelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat tak akan menyurutkan upaya pemerintah untuk memaksimalkan vaksinasi sebagai upaya dalam menangani Covid-19.

Ma'ruf Amin menegaskan, seluruh vaksin yang disediakan Pemerintah semata-mata untuk mencukupi kebutuhan vaksinasi bagi seluruh masyarakat secara merata. Selain kita sudah punya vaksin dari impor, kita juga sedang memproduksi vaksin dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan. Ini bagian daripada upaya untuk kekebalan public.,

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi akhirnya memutuskan bahwa pemerintah menghentikan PPKM pada Jumat (30/12/2022). Jokowi beralasan, situasi pandemi Covid-19 di Indonesia sudah melandai, berkaca dari kasus harian Covid-19 pada 27 Desember 2022 yang hanya 1,7 kasus per 1 juta penduduk.

Saat itu, ia menyebutkan bahwa positivity rate mingguan juga sudah berada di angka 3,3 persen, kemudian bed occupancy rate 4,79 persen, serta angka kematian 2,39 persen. Angka tersebut,menurut  Jokowi, berada di bawah standar Badan Kesehatan Dunia sehingga pemerintah memutuskan untuk menghentikan PPKM.

Kompas.com