Beijing, Bharata Online - Menurut Ron Chow, Ketua Bersama Asosiasi Pertukaran Pemuda dan Pelajar AS-Tiongkok, pertukaran olahraga persahabatan antara kaum muda dari Tiongkok dan Amerika Serikat sangat penting dalam menjaga semangat Diplomasi Pingpong dan mempromosikan persahabatan antara kedua bangsa.
Pada 10 April 1971, delegasi tenis meja AS mengunjungi Tiongkok, mencairkan hubungan Tiongkok-AS, dan memunculkan konsep Diplomasi Pingpong, dengan kunjungan balasan tahun berikutnya oleh pemain tenis meja Tiongkok ke AS.
Pada 10 April tahun ini, pertemuan peringatan yang menandai ulang tahun ke-55 kunjungan pertama tersebut diadakan di Stadion Indoor Ibu Kota Beijing, mempertemukan beberapa pemain tenis meja yang ikut serta dalam tur Diplomasi Pingpong dengan lebih dari 100 atlet muda Amerika dan Tiongkok.
Dalam sebuah wawancara dengan China Media Group (CMG), Chow mengatakan bahwa Diplomasi Pingpong memiliki dampak yang mendalam, dan Asosiasi merasa sangat terhormat dapat berkontribusi pada acara peringatan tersebut sebagai salah satu penyelenggara.
"Kami berpikir karena signifikansi Diplomasi Pingpong pada April 1971, apa yang terjadi di stadion olahraga yang telah menghasilkan diplomasi AS-Tiongkok dimulai. Peran kecil yang dapat kami mainkan dalam peringatan ulang tahun ke-55 ini juga bersejarah dan sangat bermakna," ujar Chow.
Didirikan pada November 2014, Asosiasi Pertukaran Pemuda dan Pelajar AS-Tiongkok adalah organisasi sosial di Negara Bagian Washington yang didedikasikan untuk mempromosikan kerja sama dan pertukaran budaya antara kaum muda dari kedua negara.
Menurut Chow, kunjungan pemuda Amerika ke Tiongkok selalu tak terlupakan dan membuka wawasan, dan asosiasi tersebut telah memfasilitasi lebih dari 2.000 kunjungan pemuda Amerika ke Tiongkok sejak tahun 2015.
"Setelah para siswa kembali ke Amerika Serikat, mereka menyatakan bahwa mereka tidak hanya mendapatkan teman seumur hidup ketika datang ke Tiongkok, tetapi mereka juga memahami Tiongkok lebih baik daripada hanya mempelajarinya secara lokal dari media berita dan materi yang pernah mereka pelajari tentang Tiongkok. Hal itu membuka mata mereka, memperluas cakrawala mereka, dan mengubah perspektif mereka," katanya.
Pada November 2023, Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mengatakan bahwa Tiongkok siap mengundang 50.000 pemuda Amerika ke Tiongkok untuk program pertukaran dan studi dalam lima tahun ke depan untuk meningkatkan pertukaran antara kedua bangsa, terutama antara kaum muda.
Chow mengatakan bahwa pertukaran antar masyarakat sangat penting untuk membangun hubungan bilateral dan persahabatan antara kaum muda dari kedua negara.
"Bagi asosiasi kami, kami akan melampaui lima tahun dan 50.000. Kami ingin terus melakukan apa yang kami bisa untuk memastikan bahwa kami dapat memberikan dampak lebih besar kepada kaum muda, jadi kami akan terus melakukan yang terbaik yang kami bisa,” katanya.
Chow mengatakan bahwa meskipun zaman berubah, yang tetap konstan adalah pertukaran olahraga antara kaum muda dari kedua negara membantu memperdalam saling pengertian, meningkatkan persahabatan, dan meletakkan dasar yang kokoh untuk pengembangan hubungan bilateral jangka panjang.
"Bola kecil memutar bola besar, dan terserah kepada kita untuk meneruskan semangat persahabatan dan kita ingin terus melanjutkannya meskipun betapa sulit, betapa berbahaya, dan betapa kacaunya dunia ini. Saya pikir olahraga tidak mengenal batas. Kita hanya bisa berbuat lebih baik. Para pemain membawa sportivitas, dan membawa persahabatan dan kemudian terus maju," ujarnya.