Beijing, Bharata Online - Edisi ke-20 Festival Croisements, salah satu acara kunci untuk pertukaran artistik Tiongkok-Prancis, dimulai di Beijing pada hari Jumat (10/4).
Pada upacara pembukaan yang diadakan di Kedutaan Besar Prancis di Beijing, Duta Besar Prancis untuk Tiongkok, Bertrand Lortholary, menekankan peran penting acara tersebut dalam mempromosikan dialog budaya.
"Dua puluh tahun setelah didirikan, kami senang dan bangga mengatakan bahwa Croisements terus membangun jembatan antar budaya, mendorong dialog artistik antara Prancis dan Tiongkok, dan menyediakan ruang bagi seniman dan penonton dari kedua negara untuk bertemu dan berkreasi," kata Duta Besar tersebut.
Aktris Tiongkok, Xin Zhilei, pemenang penghargaan Aktris Terbaik di Festival Film Venesia ke-82, diundang untuk menjadi duta besar festival tahun ini. Ia memuji Festival Croisements sebagai jembatan sejati antara dua budaya yang kaya dan unik.
"Budaya bersifat universal, begitu pula cerita-cerita yang bagus dan emosi yang tulus. Sebagai duta promosi, saya sangat berharap dapat menjadi jembatan, dan mendorong pertukaran serta saling pengertian antara budaya Tiongkok dan Prancis. Saya berharap masyarakat Prancis akan lebih memahami budaya kami," ujar Xin kepada wartawan.
Program tahun 2026 menonjol karena kekayaan dan keragamannya yang luar biasa. Di bidang musik, beberapa orkestra bergengsi, termasuk Orchestre de Paris dan Orchestre Philharmonique de Radio France, akan tampil di Tiongkok, menawarkan pengalaman mendalam kepada penonton tentang repertoar simfoni Eropa. Di bidang seni visual, seniman kontemporer Prancis dan internasional akan memamerkan karya mereka bersama lembaga-lembaga besar Prancis seperti Manufactures nationales.
Festival ini akan berlangsung di 44 kota di Tiongkok, termasuk Beijing, Shanghai, Shenzhen, dan Chengdu, dengan acara yang terbuka untuk umum mulai April hingga Juli 2026.