Tiongkok, Bharata Online - Menurut laporan yang dirilis oleh Kantor Informasi Dewan Negara pada hari Kamis (11/6), Tiongkok akan secara komprehensif memandu perkembangan hak asasi manusia yang sehat dalam lima tahun ke depan.
Rencana Aksi Hak Asasi Manusia Nasional Tiongkok (2026-2030), yang dirilis pada pembukaan Forum Tata Kelola Hak Asasi Manusia Global 2026, menguraikan upaya Tiongkok untuk melindungi hak asasi manusia dalam lima tahun ke depan.
Rencana tersebut menekankan penciptaan kehidupan digital dan cerdas yang lebih baik, seperti memanfaatkan sepenuhnya peran teknologi digital dan cerdas serta data sebagai faktor produksi dalam memperkaya kehidupan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Rencana tersebut juga menekankan promosi pemenuhan tanggung jawab hak asasi manusia oleh perusahaan, misalnya, peningkatan sistem evaluasi tanggung jawab sosial perusahaan dalam pengadaan pemerintah dan penyediaan pelatihan serta dukungan yang diperlukan bagi perusahaan terkait.