Bharata Online - Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang, pada Jumat memimpin rapat eksekutif Dewan Negara yang membahas pengaturan pelaksanaan paket kebijakan untuk mendorong permintaan domestik melalui pemanfaatan langkah fiskal dan keuangan yang terkoordinasi.
Dalam rapat tersebut ditegaskan bahwa paket kebijakan ini merupakan langkah penting untuk memperluas permintaan efektif sekaligus memperbarui pendekatan pengendalian makro ekonomi.
Rapat juga menekankan perlunya penyempurnaan kebijakan subsidi bunga pinjaman bagi pelaku usaha di sektor jasa serta untuk konsumsi individu. Kebijakan ini bertujuan memperluas pasokan layanan berkualitas tinggi dan meningkatkan daya beli rumah tangga.
Selain itu, subsidi bunga pinjaman akan diterapkan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna memperkuat investasi swasta, sekaligus menurunkan ambang batas serta biaya pembiayaan bagi dunia usaha.
Rapat tersebut juga menegaskan bahwa layanan publik dasar harus diberikan berdasarkan tempat tinggal permanen seseorang. Pemerintah akan berupaya menjawab kebutuhan paling mendesak warga yang menetap di suatu daerah tanpa memiliki registrasi rumah tangga setempat, termasuk dengan meningkatkan akses mereka terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan.