Berlin, Bharata Online - Warga negara Jerman yang baru-baru ini mengunjungi Tiongkok mengatakan kebijakan bebas visa membuat perjalanan mereka jauh lebih mudah, sementara yang lain menyatakan keinginan untuk melihat negara itu dengan mata kepala sendiri.

Berdasarkan kebijakan saat ini, pemegang paspor biasa Jerman dapat tinggal di Tiongkok hingga 30 hari tanpa visa. Hal ini telah menyederhanakan prosedur bagi mereka untuk melakukan perjalanan ke Tiongkok untuk urusan bisnis, pariwisata, kunjungan keluarga, dan pertukaran.

"Ya, (kebijakan bebas visa) telah membuat perjalanan ke Tiongkok jauh lebih mudah bagi kami, dan prosedur masuk juga menjadi jauh lebih sederhana," kata seorang pemegang paspor Jerman.

"Ya, saya sangat ingin mengunjungi Tiongkok karena memiliki sejarah yang panjang dan kaya, dan juga telah membuat kemajuan luar biasa dalam modernisasi. Saya sangat berharap dapat melihat Tiongkok modern dengan mata kepala sendiri," ujar warga negara Jerman lainnya.

Kanselir Jerman, Friedrich Merz, tiba di Beijing pada hari Rabu (25/2) untuk kunjungan resmi ke Tiongkok hingga hari Kamis (26/2).

Ini adalah kunjungan pertama Merz ke Tiongkok sejak ia menjabat. Selama kunjungan tersebut, Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dan Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, akan bertemu dan berdiskusi dengannya untuk bertukar pandangan mengenai hubungan bilateral dan isu-isu yang menjadi kepentingan bersama.