BEIJING, Radio Bharata Online - Seiring dengan pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang terus tumbuh melampaui ekspektasi, merek-merek besar dunia telah menyatakan optimismenya terhadap potensi pasar Tiongkok.
Menurut sebuah studi oleh Institut Ekonomi Jerman (IW), investasi langsung Jerman di Tiongkok mencapai rekor tertinggi tahun lalu, yakni 11,9 miliar euro (12,7 miliar dolar AS), meningkat 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Juergen Matthes, pakar perdagangan luar negeri di IW mengatakan, sejak tahun 2021, investasi langsung Jerman di Tiongkok secara konsisten mencapai angka tertinggi baru, dengan data tahun 2023 sekali lagi memecahkan rekor sejarah.
Menurutnya, perusahaan multinasional khususnya, semakin fokus pada ekspansi investasi mereka, dan mempertahankan pertumbuhan di Tiongkok.
Studi ini juga menunjukkan bahwa pada tahun 2023, investasi langsung perusahaan-perusahaan Jerman di Tiongkok menyumbang 10 persen dari total investasi asing Jerman, dan ini merupakan peningkatan yang signifikan.
Sementara itu John Pearson, CEO global DHL Express, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Xinhua, bahwa DHL secara aktif terlibat dan mendapat manfaat dari pembangunan ekonomi dan transformasi industri di Tiongkok.
Bisnis DHL di Tiongkok tumbuh bersama dengan pasar dan mitra lokal, mencapai kesuksesan bersama melalui berbagai kolaborasi. DHL akan mengimbangi pesatnya perkembangan e-commerce di Tiongkok, dengan berinvestasi lebih banyak dalam keberlanjutan menuju masa depan yang lebih ramah lingkungan.
Sebuah artikel baru-baru ini yang dirilis oleh DHL, menyoroti bahwa besarnya perekonomian Tiongkok dan perannya dalam perdagangan global, menjadikannya terlalu penting untuk diabaikan oleh bisnis internasional mana pun. (Gov.cn)