Beijing, Radio Bharata Online - Menurut Jens Hildebrandt, Direktur Eksekutif dan Anggota Dewan untuk Tiongkok Utara di Kamar Dagang Jerman di Tiongkok, daya tarik Tiongkok bagi perusahaan-perusahaan Jerman akan terus berlanjut seiring dengan meningkatnya upaya para investor asing untuk melokalkan bisnis mereka dan mendapatkan pijakan yang lebih besar di pasar Tiongkok.

Dalam sebuah wawancara dengan China Global Television Network (CGTN), eksekutif Jerman ini melaporkan bahwa sekitar 91 persen perusahaan Jerman sangat berkomitmen terhadap pasar Tiongkok dan sekitar 50 persen dari mereka akan terus berinvestasi di pasar Tiongkok.

Menurut laporan media, investasi langsung Jerman di Tiongkok meningkat 4,3 persen ke rekor tertinggi 11,9 miliar euro (sekitar 203,5 triliun rupiah) tahun lalu, yang merupakan bagian yang lebih besar dari keseluruhan investasi negara itu di luar negeri.

"Alasan utama untuk berinvestasi adalah untuk pelokalan dan perusahaan-perusahaan yang mencoba untuk mendapatkan pijakan yang lebih kuat di pasar Tiongkok. Ini adalah salah satu bagian dari manajemen risiko bagi perusahaan Jerman untuk melokalisasi lebih banyak di Tiongkok dan membuat entitas Tiongkok mereka lebih tangguh," jelasnya.

Meskipun Hildebrandt menyambut baik langkah-langkah terbaru untuk bisnis asing yang diterapkan oleh pihak berwenang Tiongkok, ia menyerukan langkah-langkah yang lebih besar dalam reformasi dan keterbukaan Tiongkok.

"Kami sangat menyukai daftar komprehensif yang terdiri dari 24 langkah yang telah disusun. Dan kami telah melihat, dan tentu saja kami juga berbicara dengan MOFCOM (Kementerian Perdagangan), kami telah melihat bahwa ada beberapa hal yang telah diimplementasikan yang dalam pekerjaan bisnis sehari-hari untuk perusahaan Jerman benar-benar memiliki efek positif. Namun, menurut saya untuk benar-benar membangun kepercayaan diri adalah dengan fokus pada hal-hal yang besar, misalnya masuk ke pasar. Saya rasa perlu langkah yang lebih besar yang memiliki dampak keseluruhan terhadap banyak industri, yang akan membantu membangun kepercayaan diri. Saya pikir efek nyata akan terjadi jika Tiongkok melanjutkan reformasi dan keterbukaan, seperti yang selalu dikatakan Tiongkok, dengan langkah-langkah yang berarti ke arah yang benar," paparnya.