Ezhou, Radio Bharata Online - Layanan pos lintas batas Tiongkok telah mencapai pertumbuhan dari tahun ke tahun selama delapan bulan berturut-turut pada tahun 2023 berkat sarana digitalisasi yang diadopsi secara luas di seluruh negeri untuk meningkatkan efisiensi layanan.
Bandara Ezhou Huahu di Provinsi Hubei, Tiongkok tengah, memiliki sistem pemrosesan paket ekspres terbesar di Asia. Di dalam pusat transfer, terdapat jalur penyortiran cerdas sepanjang sekitar 52 kilometer, yang dapat menangani hingga lebih dari 280.000 paket dari berbagai jenis dalam satu jam.
Tidak lebih dari setengah jam bagi sebuah paket untuk berpindah dari diturunkan dari truk ke disortir di pusat tersebut. Bandara ini juga telah menggunakan lebih dari 50.000 sensor serat optik dan 69 BTS 5G.
Berfungsi seperti "neuron" tubuh manusia, perangkat tersebut dapat mengumpulkan data waktu nyata dan mentransfernya ke sistem bandara digital yang memungkinkan staf bandara untuk memantau fasilitas seperti terminal kargo seluas 23.000 meter persegi, pusat penyortiran seluas 700.000 meter persegi, 124 gerbang pesawat, dan landasan pacu bandara dari berbagai sudut.
"Dengan mengintegrasikan semua jenis data sensor dan data dari berbagai sistem bisnis, kami dapat memberikan tampilan operasi bandara yang komprehensif dan dinamis kepada para komandan operasional. Informasi seperti posisi personel dan kendaraan, serta lintasan pesawat, dapat ditampilkan secara tiga dimensi," ujar Zhang Shuhao, anggota staf dari Departemen Teknologi Informasi Bandara Ezhou Huahu.
Saat ini, sejumlah teknologi dan peralatan baru yang digital dan cerdas telah membantu paket-paket Tiongkok untuk menjangkau lebih cepat ke seluruh dunia.
Teknologi digital seperti sistem manajemen rantai pasokan visual dan "integrasi pesanan cerdas" tersebut dapat membuat pemrosesan pesanan lintas batas menjadi lebih efisien melalui analisis data besar.
Penggunaan peralatan cerdas seperti truk tanpa awak dan robot distribusi juga telah membantu meningkatkan efisiensi logistik dan transportasi sekaligus menghemat biaya tenaga kerja.
"Sekarang, kemampuan layanan perusahaan logistik kami telah ditingkatkan dengan teknologi untuk menyediakan manajemen inventaris yang baik, pelacakan barang, dan layanan pengembalian dan penukaran barang kepada pelanggan. Semuanya telah diterima dengan baik," kata Zhao Guojun, Direktur Pusat Penelitian Pengembangan Pos, Universitas Pos dan Telekomunikasi Beijing.