BEIJING, Bharata Online - Saat Tiongkok memasuki periode Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030), pengembangan penerbangan di ketinggian rendah, muncul sebagai salah satu bidang transformasi industri yang paling diperhatikan. Jendela strategis ini muncul di tengah momentum kuat ekonomi penerbangan di ketinggian rendah Tiongkok, yang secara jelas ditunjukkan pada Pameran Penerbangan Umum Zhuhai 2025.
Sektor penerbangan di ketinggian rendah Tiongkok tidak lagi berada pada tahap pembuktian konsep. Sektor ini memasuki fase di mana ambisi kebijakan, kemampuan industri, dan permintaan pasar riil bertemu, menyiapkan panggung untuk transformasi, yang dapat membentuk kembali penerbangan, teknologi, mobilitas, dan kehidupan sehari-hari bagi jutaan orang.
Pameran Zhuhai 2025 merupakan pameran paling dinamis dalam sejarahnya. Mulai dari pesawat lepas landas dan mendarat vertikal elektrik (eVTOL), hingga sistem pesawat canggih tanpa awak, program pelatihan pilot, dan pesawat penerbangan umum generasi baru. Expo ini menunjukkan kematangan dan kesiapan sektor penerbangan rendah Tiongkok. Lebih penting lagi, pameran ini mengungkapkan keselarasan yang luar biasa antara kebijakan pemerintah, inovasi industri, investasi modal, dan antusiasme publik.
Untuk pertama kalinya, pembicaraan tentang pengembangan penerbangan rendah tidak lagi terbatas pada penerbangan demonstrasi atau diskusi kebijakan. Pembicaraan tersebut telah memasuki tahap penerapan komersial skala besar. Tahun ini, puluhan perusahaan mempresentasikan solusi untuk logistik, tanggap darurat, operasi pertanian, pemetaan, pariwisata, pelatihan pilot, dan mobilitas udara perkotaan.
Yang menjadikannya lebih istimewa, adalah kepercayaan diri bukan hanya di dalam perusahaan, tetapi juga di ribuan mahasiswa, insinyur, dan pilot muda yang menyaksikan pertunjukan udara, dengan ambisi di mata mereka. Mereka tahu bahwa dekade berikutnya adalah milik mereka.
Tiongkok, kini berada di ambang mengalami transformasi, dalam skala yang belum pernah dilihat dunia sebelumnya. (CGTN)