Hefei, Bharata Online - Tiongkok meluncurkan program untuk konstelasi kesadaran situasional antariksa generasi baru pada hari Rabu (26/11), yang bertujuan untuk menciptakan jaringan pemantauan yang mencakup seluruh dunia dan responsif cepat di orbit dekat Bumi guna meningkatkan keselamatan lingkungan antariksa.

Konstelasi yang diberi nama "EYESAT" tersebut akan terdiri dari 156 satelit, dengan peluncuran yang dijadwalkan dimulai pada paruh pertama tahun 2026.

Satelit-satelit tersebut akan dilengkapi dengan kamera bidang lebar, kamera inframerah, kamera pencitraan, perangkat pemantauan elektromagnetik, kamera multispektral, unit komputasi, dan perangkat lunak pemrosesan cerdas.

Setelah beroperasi penuh, sistem itu akan mendeteksi, melacak, mengidentifikasi, dan membuat katalog satelit di orbit, sekaligus memantau puing-puing antariksa. Dengan menganalisis data orbit satelit dan memprediksi risiko tabrakan, sistem ini akan menyediakan layanan data yang akurat dan efisien untuk manajemen lalu lintas antariksa.

Kemampuan itu dirancang untuk secara efektif mengatasi tantangan kemacetan lalu lintas antariksa dan risiko puing-puing yang terus meningkat, sehingga memastikan keselamatan yang lebih baik untuk operasi antariksa.

"Fungsi utama konstelasi kesadaran antariksa adalah mengumpulkan data dari puing-puing antariksa dan satelit yang beroperasi. Data tersebut akan dianalisis dan ditawarkan kepada satelit-satelit aktif di orbit untuk mencegah tabrakan satu sama lain, atau dengan puing-puing," ujar Hu Yu, Kepala Program Konstelasi Kesadaran Situasional Antariksa EYESAT.