Beijing, Bharata Online - Pengangkatan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru adalah keputusan yang dibuat oleh Iran berdasarkan konstitusi negara tersebut, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, dalam konferensi pers di Beijing pada hari Senin (9/3).

"Kami mencatat laporan-laporan terkait. Ini adalah keputusan yang dibuat oleh Iran berdasarkan konstitusinya," ujar Guo.

Majelis Pakar Iran mengumumkan pada hari Minggu (8/3) bahwa Mojtaba Khamenei, putra Ali Khamenei, diangkat sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru.

Pada kesempatan yang sama, Guo juga mengatakan bahwa kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayah Iran harus dihormati.

"Tiongkok menentang campur tangan dalam urusan internal negara lain dengan dalih apa pun, dan kedaulatan, keamanan, serta integritas wilayah Iran harus dihormati. Tiongkok menyerukan penghentian segera operasi militer, kembalinya dialog dan negosiasi sesegera mungkin, dan pencegahan peningkatan ketegangan lebih lanjut," ujar Guo.