Beijing, Radio Bharata Online - Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, mengadakan pembicaraan dengan January Yusuf Makamba, Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Afrika Timur Tanzania, di Beijing pada hari Jum'at (17/5).

Wang, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok, menyambut baik kunjungan Makamba ke Tiongkok dalam rangka memperingati 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Dia mengatakan bahwa hubungan Tiongkok-Tanzania selalu menjadi yang terdepan dalam hubungan Tiongkok-Afrika selama 60 tahun terakhir, yang menjadi contoh yang baik bagi negara-negara berkembang untuk mencari kekuatan melalui solidaritas dan bantuan timbal balik.

"Karena tahun 2024 menandai peringatan 60 tahun berdirinya hubungan bilateral, Tiongkok berharap dapat terus bekerja sama dengan Tanzania untuk memperdalam rasa saling percaya politik, mensinergikan strategi pembangunan, dan memperluas kerja sama praktis," ujar Wang.

Wang mengatakan pihak Tiongkok bersedia bekerja sama dengan Tanzania untuk menyuntikkan konotasi baru era ini ke dalam kemitraan kerja sama strategis yang komprehensif Tiongkok-Tanzania yang dipandu oleh konsensus penting yang dicapai oleh kedua kepala negara.

Dia mengatakan bahwa Tiongkok menghargai dukungan berharga Tanzania yang telah berlangsung lama dalam isu-isu yang menyangkut kepentingan inti Tiongkok, dan bersedia untuk terus mendukung Tanzania dengan tegas dalam menjaga kedaulatan, keamanan dan kepentingan pembangunan, dan secara mandiri mengeksplorasi jalur pembangunan yang sesuai dengan kondisi nasionalnya.

Kedua belah pihak harus memperluas kerja sama di bidang-bidang utama seperti perdagangan dan infrastruktur, dan memanfaatkan potensi kerja sama di bidang pengolahan dan manufaktur, ekonomi digital, ekonomi biru, dan energi baru, tambah Wang.

Wang mengatakan bahwa Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika (FOCAC) adalah platform dan mekanisme yang paling penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja sama antara Tiongkok dan Afrika. KTT FOCAC yang baru akan diadakan di Beijing pada musim gugur ini. Tiongkok dengan tulus mengundang Tanzania untuk bergabung dalam acara ini bersama dengan negara-negara Afrika lainnya dan memberikan kontribusi yang lebih besar untuk membangun komunitas Tiongkok-Afrika yang lebih kuat dengan masa depan bersama.

Dengan memperhatikan bahwa Tanzania dan Tiongkok menikmati persahabatan tradisional yang mendalam, Makamba mengatakan bahwa kedua negara selalu saling percaya dan mendukung satu sama lain sejak pembentukan hubungan diplomatik 60 tahun yang lalu.

"Tanzania akan selalu mendukung kepentingan utama Tiongkok: kebijakan satu Tiongkok. Bagi kami, ini juga merupakan kebijakan yang menjadi dasar hubungan kami," kata Makamba, menambahkan bahwa Tanzania akan terus mendukung Tiongkok dengan teguh dalam isu-isu yang menyangkut kepentingan inti dan keprihatinan utama Tiongkok.

Tanzania berharap dapat meningkatkan pertukaran pengalaman dalam tata kelola pemerintahan, memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai bidang, dan bekerja sama erat dengan Tiongkok dalam isu-isu internasional dan regional. Tanzania akan berpartisipasi secara aktif dalam KTT FOCAC tahun ini dan percaya bahwa KTT tersebut akan mencapai kesuksesan yang lebih besar, katanya.

Kedua belah pihak juga melakukan pertukaran pandangan yang mendalam mengenai isu-isu internasional dan regional yang menjadi perhatian bersama.