Bharata Online – Kereta penumpang internasional dari kota Dandong di Provinsi Liaoning, Tiongkok timur laut, tiba di ibu kota Pyongyang pada Kamis, menandai dimulainya kembali layanan kereta penumpang antara Tiongkok dan Republik Rakyat Demokratik Korea setelah jeda sekitar enam tahun.
Kereta tersebut tiba di stasiun pusat Pyongyang pada pukul 18.07 waktu setempat. Kedatangan itu menandai pemulihan layanan kereta penumpang internasional dua arah antara kedua negara.
Sejumlah pejabat hadir untuk menyambut para penumpang, termasuk Duta Besar Tiongkok untuk Republik Rakyat Demokratik Korea, Wang Yajun, beberapa diplomat Tiongkok lainnya, serta pejabat yang menangani urusan luar negeri di kementerian perkeretaapian Korea Utara.
Dalam sambutannya, Wang menyebut dimulainya kembali jalur kereta tersebut sebagai perkembangan positif yang telah lama dinantikan masyarakat kedua negara.
“Ini merupakan kabar baik yang telah lama ditunggu masyarakat kedua negara dan menjadi peristiwa penting dalam hubungan bilateral,” ujarnya.
Sebelumnya, operator kereta api Tiongkok, China State Railway Group Co., Ltd., pada Selasa mengumumkan bahwa layanan kereta penumpang internasional yang menghubungkan Tiongkok dan Korea Utara akan kembali beroperasi mulai Kamis.
Layanan tersebut menghubungkan Beijing dan Dandong dengan Pyongyang. Jalur ini diharapkan dapat mempermudah perjalanan lintas batas serta meningkatkan pertukaran ekonomi, perdagangan, dan budaya antara kedua negara.
Menurut operator kereta api Tiongkok, layanan kereta Beijing–Pyongyang akan beroperasi empat kali dalam sepekan, yakni pada Senin, Rabu, Kamis, dan Sabtu.
Sementara itu, layanan kereta Dandong–Pyongyang akan beroperasi setiap hari di kedua arah.
Jalur kereta internasional ini pertama kali diluncurkan pada 1954, namun dihentikan sementara pada Januari 2020. Pemulihan layanan tersebut menandai langkah baru dalam memperkuat konektivitas transportasi antara kedua negara.