Beijing, Bharata Online - Penampilan robot humanoid di Gala Festival Musim Semi 2026 pada hari Senin (16/2) telah menarik perhatian luas dari media internasional, yang mengakui kekuatan teknologi terbaru negara itu dan kebanggaan akan perkembangan robot yang pesat.
China Media Group (CMG) menyelenggarakan Gala Festival Musim Semi yang menampilkan robot humanoid secara menonjol sepanjang acara hiburan yang berlangsung berjam-jam. Mereka terlihat menampilkan rutinitas seni bela diri, mengambil bagian dalam sketsa komedi, dan berpartisipasi dalam berbagai pertunjukan kreatif lainnya selama siaran televisi langsung.
Media teknologi Amerika, Mike Kalil, melaporkan bahwa gerakan robot jauh lebih akrobatik dan luwes daripada penampilan robot tahun lalu. Mereka melakukan trik udara, parkour, dan teknik seni bela diri khas, menampilkan koordinasi seluruh tubuh dan ketepatan waktu yang tepat.
Reuters melaporkan bahwa acara TV yang paling banyak ditonton di Tiongkok, gala Festival Musim Semi tahunan CMG, menyoroti upaya negara itu dalam memajukan robotika dan manufaktur humanoid. Selama segmen seni bela diri, beberapa robot humanoid menirukan gerakan goyah dan jatuh ke belakang dari gaya "tinju mabuk" Tiongkok, menunjukkan koordinasi dan inovasi dalam pemulihan kesalahan.
Robot-robot yang tampil dikembangkan oleh perusahaan robotika Tiongkok, seperti Unitree Robotics, MagicLab, Noetix Robotics, dan Galbot.
Situs teknologi AS, TechEBlog, menggambarkan pertunjukan tersebut sebagai "kelas master seni bela diri" di panggung tahunan terbesar Tiongkok. Situs tersebut mencatat bahwa "mereka menampilkan rutinitas pertarungan yang rumit dengan pedang, tongkat, dan nunchaku, dan mereka bergerak serempak dengan sekelompok anak-anak di atas panggung. Yang benar-benar menakjubkan adalah betapa ketatnya mereka dapat mengatur gerakan mereka, bahkan ketika menangani benda-benda yang berpotensi berbahaya. Kami menyaksikan beberapa salto dan lompatan yang mengesankan, dengan beberapa robot bahkan meluncur dari trampolin. Mereka menangani perubahan arah yang sangat cepat dan pemulihan keseimbangan dengan mudah."
Table Briefings Jerman mengakui gala tersebut sebagai platform untuk pertunjukan teknologi mutakhir. Mereka menyampaikan bahwa acara itu menampilkan serangkaian robot humanoid dan pertunjukan yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI). Melalui Gala tersebut, Tiongkok memamerkan kekuatan teknologinya dan kebanggaan yang besar terhadap produk 'Made in China'.