BEIJING, Radio Bharata Online -- Observatorium Meteorologi Pusat Tiongkok memperingatkan adanya polusi dan kabut tebal dalam beberapa hari ke depan di Xian dan Yinchuan, dua kota di barat laut Tiongkok. Kabut tebal dan polusi juga diprediksi akan menyelimuti utara dan timur Tiongkok hingga hari Sabtu, sebelum gelombang dingin tiba pada Sabtu sore.

Mereka juga memberlakukan langkah-langkah darurat untuk mengurangi emisi, termasuk meminta masyarakat untuk tetap di rumah, menggunakan transportasi umum, dan perusahaan-perusahaan diimbau mengizinkan WFH (work from home).

Dengan mengutip sumber lokal, Reuters melaporkan, Pemerintah kota meminta perusahaan, institusi, dan lokasi konstruksi yang mengeluarkan polutan untuk menyesuaikan jadwal produksi, dan secara proaktif mengurangi emisi.

Ibukota wilayah Ningxia, Yinchuan, juga telah melakukan langkah-langkah darurat sejak hari Selasa, untuk mengurangi emisi gas buang hingga 20 persen sambil memastikan perusahaan-perusahaan tetap beroperasi secara normal.

Kota ini berusaha untuk memperlambat atau bahkan menghentikan produksi industri, dan memperkuat kontrol polusi untuk industri-industri utama, seperti pembangkit listrik dan pabrik-pabrik petrokimia, kimia, metalurgi dan semen.

Pihak berwenang di kedua kota tersebut juga telah menghentikan sebagian besar pekerjaan earthwork, penyemprotan, produksi dan pengangkutan material curah dengan truk berat, serta berbagai kegiatan pertambangan.  Pembatasan penggunaan kendaraan beremisi tinggi juga diperluas, termasuk kendaraan diesel.

Observatorium cuaca nasional Tiongkok memperingatkan akan adanya jarak pandang kurang dari 200 meter di beberapa bagian provinsi Hebei, Shandong, Jiangsu, Anhui dan barat daya kota Chongqing, yang berpotensi mengganggu transportasi dan lalu lintas, selama puncak arus mudik sebelum liburan tahun baru.

Badan cuaca juga mengingatkan orang-orang yang memiliki penyakit pernapasan dan kardiovaskular agar tinggal di dalam rumah, dan menggunakan masker saat ke luar. Karena polusi ini terutama disebabkan oleh partikel-partikel halus yang dapat masuk ke dalam paru-paru dan bahkan aliran darah. (Republika)