HAINAN, Bharata Online - Provinsi Hainan di Tiongkok telah mengalami awal musim puncak pariwisata yang semarak, didorong oleh iklim musim dinginnya yang hangat dan beragam kegiatan budaya serta pariwisata yang terpadu.

Antusiasme perjalanan kini terasa di seluruh pulau, menandakan vitalitas pasar yang kuat. Lonjakan jumlah pengunjung terlihat jelas di objek wisata utama seperti tempat wisata Luhuitou di Sanya, salah satu titik pandang terbaik untuk menikmati pemandangan kota. Sejak awal musim dingin, kawasan wisata ini terus mengalami peningkatan arus pengunjung rata-rata harian.

"Saya rasa ada cukup banyak tempat untuk dikunjungi. Utamanya, saya akan pergi ke hutan hujan hari ini, dan mungkin ke Tianya Haijiao [Kawasan Wisata] besok, dan melakukan beberapa kegiatan olahraga. Ini luar biasa," kata turis Zhang Surong.

Belanja bebas bea lepas pantai di Hainan semakin menjadi andalan pariwisata pulau ini. Kebijakan ini diperbarui secara signifikan pada 1 November, memperluas cakupan pembeli yang memenuhi syarat dan memperkaya kategori produk yang tersedia. Hal ini telah menyebabkan perubahan perilaku konsumen yang signifikan, dengan produk-produk rumah tangga baru dan peralatan rumah tangga kecil menjadi barang yang laris.

"Kami bisa membeli semua produk yang kami inginkan di satu tempat, dan staf di sini juga menawarkan bantuan untuk mendapatkan beberapa kupon, sehingga kami bisa membeli produk-produk yang diinginkan dengan harga yang lebih terjangkau," ujar Mei Mei, seorang pelanggan.

Kebijakan yang ditingkatkan ini juga menguntungkan warga setempat, menurut Yan Lin, asisten direktur departemen penjualan di CDFG Sanya Downtown Duty-Free Store.

"Kini, para tamu yang akan berangkat dapat langsung memilih dan membeli di toko, dan kebijakan 'beli dan ambil segera' bagi penduduk pulau juga telah sangat meningkatkan kenyamanan konsumsi bagi penduduk setempat," kata Yan.

Pasar pariwisata yang sedang berkembang pesat tercermin dalam data transportasi di pulau tersebut. Dalam seminggu terakhir, Bandara Internasional Sanya Phoenix telah mencatat jumlah penumpang harian yang melebihi 80.000. Per 23 November 2025, total jumlah penumpang bandara untuk tahun ini telah melampaui 20 juta, mencapai tonggak sejarah tersebut 19 hari lebih awal dari tahun sebelumnya.

Dalam upaya untuk lebih memperluas keterbukaan sektor pariwisata dan konsumsi, pemerintah daerah telah menerbitkan peraturan pariwisata baru yang dirancang untuk membangun pulau ini menjadi pusat pariwisata dan konsumsi internasional yang berpengaruh secara global.

Peraturan tersebut, yang akan berlaku efektif pada 1 Desember 2025, menyediakan kerangka hukum komprehensif yang mencakup perencanaan pariwisata dan perlindungan sumber daya, pengembangan dan promosi industri, keterbukaan dan internasionalisasi, operasional bisnis dan perlindungan konsumen, keselamatan dan tanggap darurat, serta pengawasan pasar.

Wang Yuan, Wakil Direktur Departemen Kebijakan dan Regulasi di Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Radio, Televisi, dan Olahraga Provinsi Hainan, membahas arah masa depan pengembangan pariwisata Hainan.

"Kami jelas mendorong pengembangan format pariwisata yang unik di Hainan, seperti wisata bahari, wisata kesehatan dan kebugaran, wisata dataran rendah, dan wisata pedesaan. Ke depannya, pariwisata Hainan akan mencapai peningkatan yang komprehensif dan menghadirkan pengalaman serta perasaan yang lebih beragam bagi wisatawan," ujarnya.

Selain itu, Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan (FTP) akan meluncurkan operasi bea cukai khusus di seluruh pulau mulai 18 Desember. Operasi bea cukai khusus ini akan meningkatkan proporsi produk tanpa tarif di FTP Hainan dari 21 persen menjadi 74 persen, sekaligus semakin membuka peluang bagi pariwisata lokal, layanan modern, dan teknologi tinggi. [CCTV+]