Islamabad, Radio Bharata Online - China Global Television Network (CGTN) telah merilis klip dokumenter, "Dreaming of the Moon", yang menceritakan kisah-kisah para siswa muda dari Tiongkok dan Pakistan yang bekerja sama dalam proyek satelit sebagai bagian dari misi eksplorasi bulan Chang'e-6.

Klip yang diambil dari film dokumenter berjudul "Back To the Far Side" ini memetakan perjalanan para pemuda ambisius dari Tiongkok dan Pakistan yang memulai babak baru dalam eksplorasi bulan, dari mimpi menjadi kenyataan, dan dari bumi ke bulan.

Mereka tidak hanya mewakili masa depan bangsa mereka, tetapi juga harapan baru bagi upaya antariksa manusia di masa depan.

Ketika wahana Chang'e-6 milik Tiongkok meluncur ke luar angkasa pada 3 Mei tahun ini, wahana itu membawa satelit ICUBE-Q, kemudian melepaskannya ke orbit bulan pada 8 Mei 2024 untuk melakukan kegiatan eksplorasi seperti mengambil gambar bulan. Dua hari kemudian, Tiongkok mengirimkan data yang disediakan oleh satelit tersebut ke Pakistan.

Satelit ini dikembangkan bersama oleh Institut Teknologi Antariksa Pakistan dan Universitas Shanghai Jiao Tong, Tiongkok, yang merupakan proyek kerja sama eksplorasi bulan pertama antara Tiongkok dan Pakistan.

Malayka Khursheed, seorang peneliti dari Institut Teknologi Antariksa Pakistan, mengingat bahwa kekuatan pendorong awal di balik penelitiannya adalah mimpi masa kecilnya.

"Saya pikir semuanya berawal dari masa kecil saya: bagaimana kita bisa menjelajahi bulan dan bagaimana kita bisa mencapai permukaan bulan?" katanya.

Huang Yixin, seorang asisten peneliti dari Shanghai Jiao Tong University, mengatakan bahwa proyek ini menyoroti ambisi besar dan impian besar anak-anak muda di seluruh dunia.

"Ini adalah kerinduan akan hal yang tidak diketahui. Ini adalah keberanian dan ambisi untuk menjelajah di luar Bumi," kata Huang.

Syed Azish Ali Bukhari, seorang peneliti dari Institut Teknologi Antariksa Pakistan, mengakui pentingnya kerja sama dalam proyek ini.

"Dua negara berkolaborasi satu sama lain," katanya.

Huang juga mengatakan bahwa proyek ini memiliki arti penting karena misi Chang'e-6 merupakan misi pengambilan sampel dan pengembalian manusia pertama dari sisi jauh bulan.

"Jika satelit ini berhasil, kami akan menjadi yang pertama menerima sinyal pertama dari jarak 380.000 kilometer," kata Huang.

ICUBE-Q adalah satelit nano pertama yang melakukan perjalanan ke luar angkasa. Ini juga merupakan misi kolaborasi satelit pertama antara Pakistan dan Tiongkok serta universitas.

"Ini adalah langkah pertama bagi Pakistan dalam misi luar angkasa," kata Khurram Khurshid, seorang profesor dari Institut Teknologi Antariksa Pakistan.

"Kami menatap bintang-bintang dengan kaki kami tertancap kuat di tanah. Ketika bulan yang terang menggantung tinggi di langit malam, Anda akan tahu bahwa bulan itu ada di sana, sedang mengamati, dan kami pun sedang mengamatinya," kata Zhang Yi, seorang kandidat PhD dari Shanghai Jiao Tong University.