Beijing, Bharata Online - Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, yang sedang berkunjung ke Beijing pada hari Selasa (14/4), mengatakan bahwa Spanyol dan Tiongkok telah meningkatkan dialog politik mereka ke tingkat tertinggi dalam hampir 53 tahun, menjalin hubungan yang lebih erat dalam kerja sama bilateral.
Sanchez menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers mengenai hasil kunjungan resminya ke Tiongkok dari tanggal 11 hingga 15 April 2026.
"Dengan kunjungan ini pada tahun 2026, kami telah melangkah lebih jauh dan membangun dialog strategis, yang merupakan mekanisme yang digunakan Tiongkok untuk menjaga hubungan yang lebih dekat dan stabil dengan negara-negara lain. Selama kunjungan ini, saya bertemu dengan 36 pemimpin bisnis Tiongkok dan meminta mereka untuk berinvestasi di Spanyol dan menjalin kemitraan dengan perusahaan kami," ujar Sanchez.
"Selain agenda ekonomi ini, Spanyol bertujuan untuk memperluas dan mendiversifikasi hubungannya dengan Tiongkok di banyak bidang. Oleh karena itu, dalam perjalanan ini, kami juga menandatangani delapan perjanjian kerja sama di bidang sains, inovasi, pendidikan universitas, budaya, dan aspek yang sangat penting bagi pemerintah Spanyol dan Tiongkok — pengelolaan keanekaragaman hayati," katanya.
Perdana Menteri Spanyol itu menekankan bahwa negara-negara dapat mengembangkan hubungan berdasarkan rasa saling menghormati, kerja sama praktis, dan kemakmuran bersama. Sebagai anggota inti Uni Eropa (UE) dan salah satu ekonomi utama Eropa yang tumbuh paling pesat, Perdana Menteri menambahkan, Spanyol percaya bahwa Eropa harus memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan Tiongkok berdasarkan perlindungan kepentingan UE.
"Saya sangat yakin bahwa memperkuat hubungan dengan Tiongkok adalah kepentingan Spanyol dan Eropa. Kita harus membangun agenda positif dengan Tiongkok, sambil mengembangkan hubungan yang bercirikan keterbukaan, rasa hormat, pragmatisme, dan kemakmuran bersama. Ini adalah ambisi Spanyol, dan juga, tujuan kebijakan luar negeri kita, yaitu untuk memperkuat hubungan, membangun jembatan, dan bukan sebaliknya. Yang kita inginkan adalah secara aktif berkontribusi pada penciptaan tatanan global baru yang pasti akan membawa perdamaian abadi bagi dunia," ujarSanchez.
Kunjungan Perdana Menteri Spanyol ke Tiongkok saat ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Sanchez menentang operasi militer AS terhadap Iran dan menolak permintaan AS untuk menggunakan pangkalan militer Spanyol untuk operasi yang berkaitan dengan Iran. Selama konferensi pers, Sanchez juga mengatakan bahwa perdamaian adalah tujuan bersama dan Spanyol akan bekerja sama dengan Tiongkok untuk menegakkan hukum internasional dan tatanan internasional dengan tegas.