JIUQUAN, Radio Bharata Online - Para astronot Shenzhou-18 akan melakukan berbagai uji dan eksperimen sains, dan aplikasi luar angkasa di orbit, serta beberapa kali berjalan di luar angkasa, selama enam bulan mereka tinggal di stasiun luar angkasa milik negara tersebut.
Pejabat senior di China Manned Space Administration (CMSA), mengumumkan pada konferensi pers pada hari Rabu, bahwa pesawat luar angkasa berawak Shenzhou-18 dijadwalkan akan diluncurkan pada Kamis pukul 20:59 Waktu Beijing, dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di barat laut Tiongkok.
Para kru akan memanfaatkan kargo eksperimen ilmiah dan muatan ekstravehicular, untuk melakukan lebih dari 90 eksperimen di bidang fisika dasar dalam gaya berat mikro, ilmu material luar angkasa, ilmu kehidupan luar angkasa, kedokteran luar angkasa, dan teknologi luar angkasa.
Lin Xiqiang, wakil direktur CMSA mengatakan, misi tersebut diantaranya akan melakukan eksperimen penelitian ekologi perairan di orbit untuk pertama kalinya. Eksperimen di luar angkasa ini akan melibatkan ganggang ikan zebra dan ikan mas, untuk membangun ekosistem perairan yang dapat bereproduksi di orbit. Penelitian bertujuan untuk membuat terobosan dalam budidaya vertebrata di luar angkasa.
Sementara studi sel induk di orbit yang pertama di dunia pada ujung batang tanaman, akan dilakukan untuk mengungkap mekanisme adaptasi evolusi tanaman terhadap gravitasi.
Para astronot Shenzhou-18 akan melakukan dua hingga tiga aktivitas ekstravehicular (EVA), yakni menerapkan enam pengiriman kargo keluar melalui modul airlock kargo di stasiun.
Lin juga menjelaskan, selama berada diluar stasiun luar angkasa atau aktivitas ekstra vehicular, para astronot akan memasang penguat perlindungan dari puing-puing luar angkasa, kabel dan peralatan penting, serta melakukan inspeksi luar angkasa jika diperlukan.(gov.cn)