NAGOYA, Bharata Online - Asian Games ke-20 resmi dimulai di Jepang pada hari Sabtu. Berlangsung dari tanggal 19 September hingga 4 Oktober, ajang empat tahunan ini menampilkan 43 cabang olahraga dan mempertemukan lebih dari 11.000 atlet dari 45 negara dan wilayah.

Upacara pembukaan yang lebih sederhana.

Bertempat di Stadion Atletik Taman Mizuho Kota Nagoya, upacara pembukaan berlangsung sekitar dua jam. Dengan berpedoman pada konsep "Pertandingan Kebaikan Sosial", upacara tahun ini menekankan praktik rendah karbon dan berkelanjutan. Pertunjukan, desain panggung, dan properti disederhanakan, dengan penekanan yang lebih besar pada ekspresi emosional.

Para delegasi memasuki stadion sesuai urutan aksara kana Jepang. Panitia mengalokasikan lebih banyak waktu untuk parade atlet, memberikan kesempatan lebih besar bagi para peserta dari berbagai negara dan wilayah untuk hadir dalam upacara tersebut.

Foto udara menunjukkan Stadion Atletik Mizuho Park, yang merupakan tempat utama penyelenggaraan Asian Games, Jepang, 10 Desember 2025. /CFP

Foto udara menunjukkan Stadion Atletik Mizuho Park, yang merupakan tempat utama penyelenggaraan Asian Games, Jepang, 10 Desember 2025. /CFP

Tim China siap bersinar kembali.

Tiongkok telah mengirimkan 815 atlet untuk berkompetisi dalam 38 cabang olahraga dan 369 nomor lomba. Tim ini relatif muda, dengan 27% atletnya lahir pada tahun 2005 atau setelahnya. Di antara mereka, 548 melakukan debut di Asian Games, sementara 306 sebelumnya telah berkompetisi di Olimpiade atau Asian Games, menurut Komite Olimpiade Tiongkok.

Pemain bola basket Hu Mingxuan dan petinju Wu Yu bertugas sebagai pembawa bendera Tiongkok pada upacara pembukaan. Wu, yang berkompetisi di kategori 50 kilogram putri, memenangkan medali emas di Kejuaraan Tinju Dunia 2023 dan di Asian Games Hangzhou pada tahun yang sama. Hu membantu tim bola basket putra Tiongkok memenangkan medali perunggu di Hangzhou dan akan menjadi kapten tim di Asian Games tahun ini.

Tim China, dipimpin oleh dua pembawa bendera, memasuki lapangan pada upacara pembukaan Asian Games 2026, Jepang, 19 September 2026. /CFP

Tim Tiongkok, dipimpin oleh dua pembawa bendera, memasuki lapangan pada upacara pembukaan Asian Games 2026, Jepang, 19 September 2026. /CFP

Olahraga baru dan favorit Asia tahun ini

Asian Games Aichi-Nagoya menampilkan perpaduan antara cabang olahraga khas Olimpiade dan olahraga dengan akar Asia yang kuat.

Cabang olahraga utama Olimpiade, termasuk atletik, renang, bulu tangkis, dan tinju, juga diikuti oleh cabang olahraga favorit Asia seperti kabaddi, sepak takraw, wushu, kurash, dan jiu-jitsu.

Beberapa cabang olahraga dan disiplin juga akan melakukan debutnya di Asian Games tahun ini.

Padel dan teqball ditambahkan ke dalam program pada bulan Maret, sehingga jumlah cabang olahraga bertambah dari 41 menjadi 43. Selancar juga akan melakukan debutnya di Asian Games, dengan nomor selancar papan pendek putra dan putri. 

Teqball, sebuah permainan yang menggabungkan keterampilan sepak bola dengan tenis meja di atas meja melengkung, bergabung dengan program Asian Games untuk pertama kalinya tahun ini. /CFP

Teqball, sebuah permainan yang menggabungkan keterampilan sepak bola dengan tenis meja di atas meja melengkung, bergabung dengan program Asian Games untuk pertama kalinya tahun ini. /CFP

Cabang olahraga yang baru pertama kali diperkenalkan antara lain BMX freestyle, yaitu disiplin bersepeda di mana para pebalap melakukan serangkaian trik dan lompatan di lintasan yang dirancang khusus, dan seni bela diri campuran (MMA). Taekwondo virtual juga ditambahkan ke program untuk pertama kalinya, dengan satu acara individu campuran. 

Sementara itu, breaking dan esports, yang melakukan debut resmi mereka di Asian Games di Hangzhou pada tahun 2023, akan kembali di Asian Games Aichi-Nagoya. [sumber CGTN]