Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning di depan jumpa pers rutin Hari Kamis kemarin (14/9) menyatakan bahwa Ekspo Tiongkok-ASEAN atau CAEXPO merupakan platform penting untuk memperdalam kerja sama Tiongkok-ASEAN, dan mendorong pengintegrasian ekonomi regional. Tahun ini bertepatan dengan genap 20 tahun pendirian CAEXPO. Melalui CAEXPO kali ini, Tiongkok bersedia bersama berbagai pihak membahas peluang, menghadapi tantangan, dan mengupayakan kerja sama, mendorong pembentukan komunitas senasib sepenanggungan Tiongkok-ASEAN yang lebih erat.

Mao Ning menunjukkan, tahun ini bertepatan dengan peringatan 10 tahun diajukannya pembentukan komunitas senasib sepenanggungan Tiongkok-ASEAN yang lebih erat dan inisiatif pembangunan bersama “Sabuk dan Jalan”, sekaligus peringatan 20 tahun bergabungnya Tiongkok dalam Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara.

“Dewasa ini, kerja sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-ASEAN terus meningkat, Tiongkok telah mempertahankan statusnya sebagai mitra dagang terbesar ASEAN selama 14 tahun berturut-turut, kedua pihak saling menjadi mitra perdagangan terbesar selama 3 tahun berturut-turut. Tahun 2022, volume perdagangan Tiongkok-ASEAN telah melampaui sekitar 970 miliar dolar AS, meningkat 11,2 persen dibandingkan masa yang sama tahun lalu. Terhitung sampai bulan Juli lalu, investasi satu sama lain antara Tiongkok dan ASEAN total telah mencapai 380 miliar dolar AS. Dalam serangkaian KTT Kerja Sama Asia Timur yang digelar belum lama lalu, Perdana Menteri Li Qiang dan para pemimpin ASEAN telah mencapai kesepahaman penting untuk memperdalam kerja sama Tiongkok-ASEAN secara menyeluruh, dan membangun “Lima Kampung Halaman” yang damai, tenteram, makmur, indah dan bersahabat.” Ujar Mao Ning.

Mao Ning memperkenalkan, CAEXPO kali ini mengusung tema “Hidup harmonis membangun bersama kampung halaman, senasib sepenanggungan menuju masa depan, mendorong pembangunan berkualitas tinggi ‘Sabuk dan Jalan’, dan membangun pusat pertumbuhan ekonomi”. Melalui ekspo ini, Tiongkok bersedia bersama berbagai pihak membahas peluang, menghadapi tantangan dan mengupayakan kerja sama, lebih lanjut melaksanakan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP), mendorong liberalisasi dan fasilitasi perdagangan dan investasi Tiongkok-ASEAN, meningkatkan taraf interkonektivitas regional, bersama membangun ekonomi regional tipe terbuka, serta mendorong pembentukan komunitas senasib sepenanggungan Tiongkok-ASEAN yang lebih erat.