Hong Kong, Bharata Online - Jumlah korban tewas akibat kebakaran besar yang melanda kawasan permukiman di Hong Kong telah meningkat menjadi 94 orang, sementara operasi pemadaman kebakaran hampir selesai, menurut Departemen Pemadam Kebakaran atau Fire Services Department (FSD) pada Jumat (28/11) pagi.
Kebakaran tersebut terjadi di Wang Fuk Court, sebuah kawasan permukiman di Tai Po, Hong Kong, pada Rabu (26/11) sore.
Menurut FSD dalam jumpa pers Jumat (28/11) pagi, mereka masih memadamkan api di empat unit dan menyemprotkan air ke unit-unit lainnya untuk mencegah kobaran api.
Petugas pemadam kebakaran akan memasuki semua unit di tujuh gedung terdampak untuk mencari warga yang terjebak, kata FSD, seraya menambahkan bahwa pencarian diperkirakan akan selesai pada hari Jumat (28/11) pukul 09.00.
Pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR) telah mendirikan sembilan tempat penampungan darurat bagi warga terdampak kebakaran. Bantuan dan dukungan terus mengalir kepada mereka yang membutuhkan. Sumbangan berupa makanan, air minum, dan pakaian tiba secara bertahap di tempat penampungan darurat.
"Kami datang ke Tai Po hari ini untuk mendistribusikan bantuan kepada warga terdampak. Ada kue kering, permen, minuman, dan soda, serta makanan dan buah-buahan matang. Kami juga membawa kebutuhan sehari-hari seperti sepatu, kaus kaki, pasta gigi, sikat gigi, dan banyak barang lainnya. Intinya, apa pun yang dibutuhkan korban bencana, kami pastikan mereka mendapatkannya. Kami merasa ini adalah sesuatu yang mutlak harus kami lakukan," ujar seorang relawan bermarga Lau.
Wang Fuk Court, sebuah kompleks perumahan terjangkau yang selesai dibangun pada tahun 1983, menampung sekitar 4.000 penghuni di 1.984 unit. Saat kebakaran terjadi, kedelapan bangunan terlindungi oleh jaring hijau dan perancah karena proyek renovasi besar-besaran. Api bermula dari satu bangunan dan menyebar ke enam bangunan lainnya.