Beijing, Bharata Online - Badan Antariksa Berawak Tiongkok atau China Manned Space Agency (CMSA) meluncurkan logo untuk misi penerbangan antariksa Shenzhou-22 yang akan datang pada hari Senin (24/11), menampilkan desain yang memadukan citra program antariksa Tiongkok dengan simbol-simbol budaya tradisional.
Logo tersebut menampilkan Tembok Besar Tiongkok sebagai fondasinya, melambangkan komitmen teguh terhadap keselamatan astronot. Motif visual utamanya menggabungkan busur dan anak panah dengan roket pembawa Long March-2F dan pesawat ruang angkasa Shenzhou, yang menyampaikan kesan momentum "siap diluncurkan" sekaligus tekad untuk mencapai tujuan misi. Dua puluh dua anak panah yang mengelilingi desain utama sesuai dengan nomor misi.
CMSA menyatakan bahwa skema warna tersebut memiliki makna yang berbeda: biru melambangkan fondasi teknologi eksplorasi antariksa, merah melambangkan tanggung jawab misi, sementara oranye menyoroti kemampuan tanggap cepat untuk operasi penyelamatan darurat.
Desain ini mempertahankan kesinambungan estetika dengan logo misi antariksa Tiongkok sebelumnya, sekaligus menggabungkan elemen-elemen yang menggambarkan nilai inti "melindungi kehidupan melalui kekuatan antariksa" dan menunjukkan kemampuan teknologi Tiongkok di samping kepedulian humanisnya dalam eksplorasi antariksa.
CMSA mengatakan akan merilis detail mengenai penyesuaian kompetisi desain logo misi antariksa berawak 2026 pada waktu yang tepat.
CMSA mengungkapkan pada hari Senin 24/11) bahwa Tiongkok berencana meluncurkan pesawat antariksa Shenzhou-22 pada hari Selasa (25/11) dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di Tiongkok barat laut.
CMSA menambahkan bahwa roket pembawa Long March-2F Y22, yang akan digunakan untuk peluncuran tersebut, telah diisi dengan propelan, dan wak astronaut Shenzhou-21 bekerja normal dan dalam kondisi baik di orbit.