Shanghai, Bharata Online - Edisi kesembilan China International Import Expo (CIIE) resmi dibuka di Shanghai pada hari Kamis (5/11), dengan menghadirkan 4.142 peserta pameran dari luar negeri yang berasal dari 148 negara dan wilayah.

Berlangsung dari tanggal 5 hingga 10 November 2026, CIIE tahun ini mencakup total area pameran yang melebihi 440.000 meter persegi. Secara keseluruhan, 162 negara, wilayah, dan organisasi internasional berpartisipasi dalam ajang tahunan yang telah digelar sejak 2018 ini.

Lebih dari 480 produk atau layanan akan ditampilkan untuk pertama kalinya di tingkat global, Asia, maupun Tiongkok dalam acara tersebut, jumlah terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraannya.

Bersamaan dengan itu, Hongqiao International Economic Forum (HQF) ke-9 juga resmi dibuka di Shanghai pada hari yang sama, yang mencakup satu forum utama, 23 sub-forum, tujuh sesi tertutup, serta berbagai kegiatan lainnya.

Peluncuran "Laporan Pengembangan Kapasitas Ekspor ke Tiongkok" (Export-to-China Capacity Development Report) dalam rangkaian HQF ke-9 dijadwalkan berlangsung di National Exhibition and Convention Center (Shanghai) pada hari Kamis ini.

Tiongkok menyebut pameran ini sebagai "barang publik internasional yang dapat dimanfaatkan oleh dunia", seraya menyoroti perannya dalam membuka peluang pasar, mendorong kerja sama ekonomi jangka panjang, dan memfasilitasi pertukaran internasional.

Diluncurkan pada tahun 2018 sebagai pameran tingkat nasional pertama di dunia yang dikhususkan untuk sektor impor, CIIE telah menjadi pintu gerbang penting bagi pelaku bisnis asing yang ingin menjangkau pasar konsumen maupun industri Tiongkok yang sangat luas.