Beijing, Radio Bharata Online - Pasar keuangan hijau yang sedang berkembang di Tiongkok menawarkan peluang investasi yang besar. Pasalnya, negara ini sekarang menjadi salah satu pasar penerbitan obligasi hijau terbesar di dunia, kata orang dalam industri ini dalam sebuah wawancara.

Tiongkok telah membangun pasar keuangan hijau yang multi-level dan terdiversifikasi yang menampilkan pinjaman hijau dan obligasi hijau dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut data yang dirilis oleh bank sentral, pada akhir kuartal ketiga tahun ini, pinjaman hijau yang beredar di Tiongkok baik dalam mata uang lokal maupun mata uang asing naik 36,8 persen dari tahun ke tahun menjadi 28,58 triliun yuan (sekitar 62 ribu triliun rupiah), dan terus menduduki peringkat teratas di dunia.

"Sektor keuangan hijau di Tiongkok sebenarnya sudah cukup matang, dan benar-benar memimpin di Asia, bahkan di dunia," ujar Jang Ping Thia, ekonom utama Asian Infrastructure Investment Bank.

Liang Hao, Co-Director of Singapore Green Finance Center, mengatakan bahwa semangat di pasar ini muncul karena pasar keuangan hijau yang berkembang pesat di negara ini, karena para pedagang dan pembuat kebijakan di negara ini bekerja secara aktif untuk menguji dan meningkatkan mekanisme perdagangan pasar.

"Tiongkok telah menjadi salah satu pasar penerbitan obligasi hijau terbesar di dunia dan juga pasar keuangan transisi. Jadi, dari pemerintah hingga sektor swasta, sudah ada banyak kegiatan yang terjadi, banyak kerangka kebijakan yang dikembangkan," kata Liang.

Dalam beberapa tahun terakhir, lembaga-lembaga keuangan asing juga telah memainkan peran aktif dalam pasar keuangan hijau di Tiongkok.

Joris Dierckx, Kepala Perbankan Korporat dan Institusional untuk Asia Tenggara dari BNP Paribas, penyedia jasa keuangan asal Perancis, mengatakan bahwa dukungan pemerintah di sektor-sektor utama telah menawarkan lebih banyak kesempatan bagi perusahaannya untuk meningkatkan investasi di Tiongkok.

"BNP Paribas, kami telah aktif di Tiongkok secara umum dan khususnya di pasar keuangan hijau selama bertahun-tahun. Apa yang kami lihat baru-baru ini, adalah bahwa dengan kepemimpinan yang dimiliki Tiongkok di beberapa sektor seperti yang saya sebutkan, energi terbarukan, kendaraan listrik, investasi efisiensi energi lainnya yang sedang dilakukan, kami melihat peluang yang besar," ujar Dierckx.

Sektor keuangan hijau di Tiongkok telah mengalami pertumbuhan eksponensial selama bertahun-tahun, dengan peluang yang dihadirkan oleh investasi asing dan proyek-proyek kerja sama hijau Prakarsa Sabuk dan Jalan atau Belt and Road Initiative (BRI).