BEIJING, Radio Bharata Online - Pertumbuhan hubungan Tiongkok-Arab menguntungkan kedua bangsa, mendorong perdamaian dan pembangunan di Timur Tengah, dan menambahkan stabilitas pada dunia yang bergejolak.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok, Deng Li pada hari Senin, dalam konferensi pers pertemuan tingkat menteri ke-10, Forum Kerja Sama Tiongkok-Negara Arab.

Mengingat bahwa Forum Kerja Sama Tiongkok-Negara Arab telah mencapai prestasi luar biasa sejak didirikan dua dekade lalu, Deng mengatakan, hubungan Tiongkok dengan banyak negara Arab, telah berkembang dari "kemitraan" menjadi "hubungan kerja sama strategis", dan kemudian menjadi "kemitraan strategis".

Pada KTT Tiongkok-Arab yang pertama pada tahun 2022, kedua belah pihak sepakat untuk membangun komunitas Tiongkok-Arab dengan masa depan bersama di era baru, dan hubungan Tiongkok-Arab memasuki era baru dengan perkembangan yang mendalam secara komprehensif.

Melalui upaya bersama kedua belah pihak, rasa saling percaya strategis Tiongkok-Arab semakin diperdalam, kerja sama praktis telah memberikan manfaat nyata bagi kedua bangsa, pertukaran budaya dan antar masyarakat semakin diperkaya, dan kemajuan positif telah dicapai dalam pembangunan komunitas Tiongkok-Arab, yang memiliki masa depan bersama.

Menurut Deng, Tiongkok dan negara-negara Arab adalah anggota penting di negara berkembang, dan mempunyai misi sejarah bersama untuk mewujudkan peremajaan nasional, dan mempercepat pembangunan nasional.  Deng menekankan pentingnya memajukan hubungan Tiongkok-Arab, untuk mendorong perdamaian dan pembangunan di Timur Tengah. (Xinhua)