Beijing, Radio Bharata Online - Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, mengadakan pembicaraan dengan Dato Erywan Pehin Yusof, Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam, di Beijing pada hari Selasa (14/5).

Wang, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok, mengatakan bahwa hubungan Tiongkok-Brunei telah mempertahankan momentum perkembangan yang stabil di bawah bimbingan kedua kepala negara, dan menambahkan bahwa kedua negara berkomitmen untuk membangun sebuah contoh kesetaraan dan saling menguntungkan di antara negara-negara dengan ukuran yang berbeda.

Tiongkok siap bekerja sama dengan Brunei untuk mengikuti konsensus penting yang dicapai oleh kedua kepala negara, memperluas area kerja sama, menetapkan tujuan jangka panjang untuk membangun komunitas Tiongkok-Brunei dengan masa depan bersama, dan mendorong kemitraan kerja sama strategis bilateral ke tingkat yang baru, kata Wang.

Dengan memperhatikan bahwa tahun ini menandai peringatan 40 tahun kemerdekaan Brunei, Wang mengatakan bahwa Brunei telah mengikuti jalur pembangunan yang sesuai dengan kondisi nasionalnya dan memainkan peran yang unik dan penting dalam urusan regional. Tiongkok secara aktif mendukung Brunei dalam mempromosikan diversifikasi ekonomi, dan siap untuk memanfaatkan potensi kerja sama di bidang-bidang yang sedang berkembang dan menciptakan lebih banyak sorotan kerja sama.

Kedua belah pihak dapat memperdalam kerja sama di bidang pendidikan, pariwisata budaya, olahraga, kota kembar, dan bidang-bidang lainnya untuk lebih memfasilitasi pertukaran personel. Tiongkok mendukung sentralitas dan kemandirian strategis ASEAN, serta mendukung perluasan dan penguatan mekanisme kerja sama yang dipimpin oleh ASEAN. Tiongkok siap bekerja sama dengan negara-negara ASEAN untuk memperdalam rasa saling percaya secara politis, dan bersama-sama mendorong pembangunan regional serta menjaga stabilitas regional, ujar Wang.

Tiongkok siap bekerja sama dengan negara-negara ASEAN untuk mengimplementasikan Deklarasi Perilaku Para Pihak di Laut Tiongkok Selatan secara penuh dan efektif dan mengupayakan penyelesaian awal Kode Etik yang efektif dan substantif di Laut Tiongkok Selatan, tambah Wang.

Erywan mengatakan bahwa Tiongkok adalah teman baik Brunei, dan kerja sama bilateral memiliki dasar yang kuat dan menghadapi peluang-peluang baru. Brunei sangat mementingkan hubungan dengan Tiongkok dan dengan tegas mematuhi kebijakan Satu Tiongkok.

Dia menambahkan bahwa Brunei berharap dapat mempertahankan pertukaran tingkat tinggi dengan Tiongkok dan kerja sama yang lebih erat di bidang-bidang seperti ekonomi, perdagangan, pertanian, pendidikan, kecerdasan buatan, dan data besar untuk mendorong pengembangan hubungan bilateral yang lebih besar.

Dia mengatakan Brunei sangat yakin bahwa perkembangan Tiongkok adalah proses sejarah yang tak terbendung, memiliki kepercayaan penuh pada ekonomi Tiongkok, dan berharap bahwa perkembangan Tiongkok akan mendorong perkembangan bersama negara-negara di kawasan ini.

Erywan mengatakan Brunei bersedia untuk bekerja sama dengan Tiongkok untuk menjaga perdamaian dan stabilitas regional dan mempromosikan pembangunan dan kemakmuran bersama.

Kedua belah pihak juga bertukar pandangan tentang isu-isu internasional dan regional yang menjadi perhatian bersama.