Beijing, Radio Bharata Online - Menurut Kementerian Perdagangan Tiongkok atau Ministry of Commerce (MOFCOM), investasi asing masuk ke Tiongkok dari Januari hingga November 2023 masih berada di titik tertinggi sepanjang sejarah di tengah fluktuasi. Mereka pun berjanji untuk lebih mendorong keterbukaan yang lebih berkualitas untuk menarik investasi asing.
He Yadong, Juru Bicara MOFCOM, membuat pernyataan tersebut dalam konferensi pers reguler pada hari Kamis (28/12) di Beijing sebagai tanggapan atas fluktuasi investasi asing masuk Tiongkok pada tahun 2023 yang digembar-gemborkan oleh media asing, dan mencatat bahwa situasi ini disebabkan oleh berbagai alasan dan harus dipertimbangkan dari berbagai sudut pandang.
Dalam hal skala, He mengatakan bahwa investasi masuk di Tiongkok tetap berada di titik tertinggi dalam sejarah. Selama periode tiga tahun dari 2019 hingga 2021, Tiongkok secara berturut-turut mencetak rekor baru untuk investasi masuk.
Dari Januari hingga November 2022, realisasi penggunaan investasi asing mencapai 1,16 triliun yuan (sekitar 2.537 triliun rupiah), level tertinggi untuk periode yang sama.
Mengingat basis yang tinggi tahun lalu, He mengatakan wajar jika terjadi fluktuasi dalam menarik investasi asing dari Januari hingga November tahun ini. Ia juga menambahkan bahwa skala investasi asing sebesar 1,04 triliun yuan (sekitar 2.275 triliun rupiah) masih berada di level yang tinggi. Menurutnya, investasi lintas batas global telah lesu selama beberapa tahun terakhir.
He mengatakan bahwa sesuai dengan laporan yang dirilis oleh Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD), skala investasi langsung transnasional global turun 12,4 persen dari tahun ke tahun pada tahun 2022 dan akan terus menyusut pada tahun 2023.
"Sejak awal tahun ini, banyak perusahaan multinasional datang ke Tiongkok untuk melakukan kunjungan dan negosiasi, menunjukkan minat yang besar untuk berinvestasi di Tiongkok. Dari Januari hingga November tahun ini, 48.000 perusahaan investasi asing baru didirikan di seluruh negeri, meningkat 36,2 persen dari tahun ke tahun, yang menegaskan momentum investasi asing di Tiongkok," kata juru bicara tersebut.
Dari segi struktur, He menunjukkan bahwa optimalisasi arus masuk investasi asing Tiongkok terus berlanjut karena perusahaan-perusahaan multinasional menyesuaikan tata letak investasi mereka.
"Dari Januari hingga November tahun ini, skala investasi asing di industri teknologi tinggi mencapai 386,65 miliar yuan, menyumbang 37,2 persen dari total investasi asing di negara tersebut, dan mewakili peningkatan 1,1 poin persentase dibandingkan dengan tingkat tahunan 2022. Khususnya, industri manufaktur untuk peralatan dan instrumen medis serta industri elektronik dan peralatan telekomunikasi mengalami tingkat pertumbuhan masing-masing sebesar 27,6 persen dan 5,5 persen, sementara investasi asing di sektor penelitian dan pengembangan dan jasa desain meningkat sebesar 9,1 persen," paparnya.
Ia juga menegaskan kembali kebijakan keterbukaan Tiongkok, menggarisbawahi bahwa negara ini akan selalu berkomitmen untuk terus mendorong keterbukaan tingkat tinggi.
"Secara keseluruhan, fundamental yang menopang pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang stabil dan sehat dalam jangka panjang tetap tidak berubah. Tiongkok akan dengan teguh memajukan keterbukaan pada tingkat yang tinggi. Dengan efek dari kebijakan investasi asing yang terlihat, pasar Tiongkok akan menjadi lebih menarik bagi investasi asing," ujar He.