Beijing, Radio Bharata Online - Para pemimpin organisasi ekonomi internasional telah memberikan rekomendasi kebijakan utama untuk pembangunan global sekaligus menyatakan keyakinan mereka terhadap transformasi ekonomi Tiongkok, kata Wakil Menteri Keuangan Tiongkok, Liao Min, dalam jumpa pers pada hari Senin (9/12).
Tiongkok menjadi tuan rumah dialog "1+10" di Beijing dengan para pemimpin 10 organisasi ekonomi internasional pada Senin (9/12) pagi. Para peserta termasuk Presiden Bank Pembangunan Baru, Dilma Rousseff, Presiden Bank Dunia, Ajay Banga, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional, Kristalina Georgieva, Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia, Ngozi Okonjo-Iweala, dan Sekretaris Jenderal PBB untuk Perdagangan dan Pembangunan, Rebeca Grynspan.
Selama konferensi pers, Liao menguraikan rekomendasi kebijakan yang diajukan oleh para pemimpin organisasi ekonomi internasional untuk mendorong pembangunan global.
"Pada titik krusial pembangunan global ini, para pimpinan organisasi ekonomi internasional yang hadir memberikan rekomendasi kebijakan utama: pertama, memperkuat koordinasi kebijakan makro internasional; kedua, menentang proteksionisme dengan tegas dan terus mendorong globalisasi ekonomi; ketiga, bersama-sama menciptakan lingkungan pembangunan yang damai dan stabil; keempat, memanfaatkan peluang perubahan, mendorong ekonomi digital, pembangunan hijau, inovasi ilmiah dan teknologi, serta perdagangan digital, dan terus merangsang pendorong baru pertumbuhan ekonomi; dan kelima, mendorong masyarakat internasional untuk memberikan lebih banyak bantuan kepada negara-negara berkembang, bersikeras memastikan dan meningkatkan lapangan kerja dan mata pencaharian dalam pembangunan, serta mendorong kesejahteraan umum global," jelas Liao.
Wakil menteri tersebut mengatakan para pimpinan organisasi internasional telah menegaskan kemajuan positif yang telah dicapai Tiongkok dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
"Kami telah meningkatkan penyesuaian kontra-siklus dan mengambil langkah-langkah pragmatis dan kuat untuk mendorong pemulihan dan peningkatan ekonomi yang berkelanjutan. Para peserta menegaskan kemajuan positif yang telah dicapai oleh Tiongkok dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan mendorong penyesuaian struktural. Tiongkok tengah bertransisi dari model pertumbuhan yang didorong oleh investasi ke model pertumbuhan yang didorong oleh konsumsi dan inovasi, dan transformasi ekonomi Tiongkok yang sukses akan menguntungkan ekonomi global," katanya.
Liao juga mengatakan bahwa para peserta dialog percaya bahwa pemerintah Tiongkok dapat memperkuat kepercayaan pasar, dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan.