Anak usia 2 tahun sudah bisa sekolah di Tiongkok. Itu hasil Kongres Rakyat Kota Beijing ke-15 yang dibuka Walikota Beijing Chen Jining (陈å‰å®), Rabu (5/1/2022). Itu revolusioner.
\r\n\r\nDilansir dari chinanews.com pada Kamis (6/1/2022), Chen Jining menyatakan, kebijakan itu sudah bertahap. Tahun lalu, Beijing menambah 13.000 pendidikan prasekolah. Menambah 28.000 sekolah dasar dan menengah.
\r\n\r\nTahun ini akan menambah lagi 20.000 sekolah dasar dan menengah.
\r\n\r\nPada Juli 2021, pemerintah mengatur semua sekolah, melaksanakan ini: Mengurangi pekerjaan rumah (PR) dan ujian siswa. Melarang semua sekolah memberi PR ke siswa, yang bersifat menghukum.
\r\n\r\nJuga meningkatkan metode ujian. Sekolah wajib memberi semua siswa, setidaknya waktu 2 jam per hari, untuk kegiatan rileks.
\r\n\r\nChen Jining (陈å‰å®) mengatakan, hasil sementara metode itu, dinilai positif. Pada 2022, Beijing kebijakan tersebut dilanjutkan.
\r\n\r\nDia menunjukkan bahwa Beijing akan secara aktif mengembangkan layanan pengasuhan anak inklusif dan memperkenalkan kebijakan untuk mendukung taman kanak-kanak untuk merekrut anak-anak berusia 2 hingga 3 tahun.
\r\n\r\nPada saat yang sama, mempercepat pengembangan wajib belajar yang berkualitas tinggi dan seimbang dan pengembangan diversifikasi sekolah menengah umum; mempromosikan pengembangan konotasi, karakteristik, dan diferensiasi perguruan tinggi dan universitas, membangun babak baru inovasi kelas atas pusat; mempromosikan integrasi pendidikan kejuruan, produksi dan pendidikan.
\r\n\r\n\r\n\r\n
Sumber: https://bolong.id/mt/0122/revolusi-pendidikan-di-china-anak-2-tahun-bisa-sekolah