Beijing, Bharata Online - Presiden Tiongkok Xi Jinping menyerukan upaya untuk terus memajukan kemitraan strategis komprehensif antara Tiongkok dan Prancis demi dunia multipolar yang setara dan teratur.
Xi menyampaikan pernyataan tersebut dalam pertemuan pada hari Kamis (4/12) di Beijing dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang sedang berkunjung, yang tiba di ibu kota Tiongkok sehari sebelumnya.
Dengan tahun lalu yang menandai peringatan 60 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara kedua belah pihak, Xi mengatakan ia berharap Tiongkok dan Prancis akan terus memperkuat hubungan selama "Jiazi" berikutnya, sebuah siklus 60 tahun dalam kalender tradisional Tiongkok.
"Tiongkok bersedia bekerja sama dengan Prancis dan selalu berlandaskan kepentingan fundamental rakyat kedua negara dan kepentingan jangka panjang komunitas internasional, menghilangkan segala campur tangan, dan mengikuti prinsip-prinsip dialog yang setara dan kerja sama terbuka sehingga memungkinkan kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Prancis untuk maju lebih mantap dan mantap dalam 'Jiazi' baru ini, sepenuhnya menunjukkan nilai strategisnya dan memberikan kontribusi baru untuk mendorong dunia multipolar yang setara dan teratur serta globalisasi ekonomi yang inklusif dan bermanfaat secara universal," ujar Xi.
Macron saat ini sedang melakukan kunjungan kenegaraan tiga hari ke Tiongkok atas undangan Xi. Ini adalah kunjungan kenegaraan keempat Macron ke Tiongkok dan merupakan kunjungan balasan setelah kunjungan bersejarah Xi ke Prancis tahun lalu sebagai bagian dari peringatan 60 tahun terjalinnya hubungan diplomatik Tiongkok-Prancis.