COLOMBO, Radio Bharata Online - Sekitar 80 persen bahan seragam sekolah di Sri Lanka pada tahun 2024, ditanggung oleh hibah dari Tiongkok.  Demikian keterangan Menteri Pendidikan Sri Lanka, Susil Premajayantha pada upacara serah terima hibah bahan seragam sekolah tersebut pada hari Jumat.

Premajayantha mengatakan, Tiongkok adalah negara sahabat yang selalu menjadi teman saat dibutuhkan.  Diapun menggunakan kesempatan ini untuk sekali lagi mengucapkan terima kasih.

Duta Besar Tiongkok Qi Zhenhong mengatakan, Tiongkok tidak pernah absen ketika Sri Lanka membutuhkan bantuan.  Menurut Dubes Qi, anak-anak bukan hanya masa depan negara dan harapan bangsa, namun juga pewaris dan pendukung persahabatan Tiongkok-Sri Lanka.

Qi menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan selamat kepada Sri Lanka, atas upayanya menghidupkan kembali perekonomian. Dikatakan, pemerintah dan masyarakat Tiongkok akan selalu menjadi mitra, teman, dan tetangga terbaik bagi saudara-saudari Sri Lanka pada saat dibutuhkan.

Sebelumnya, pada tahun 2022 pemerintah Tiongkok berjanji untuk memberikan bantuan kemanusiaan darurat ke Sri Lanka, ketika negara itu menghadapi krisis ekonomi, termasuk proyek bantuan perlengkapan seragam sekolah. Gelombang pertama kain seragam sekolah tiba di Sri Lanka pada bulan Januari 2023. Sejauh ini, sekitar 3,5 juta pelajar Sri Lanka telah menerima manfaat dari program hibah Tiongkok. (Xinhua)