Budapest, Radio Bharata Online - Kunjungan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, ke Hongaria akan mendorong kolaborasi bilateral di berbagai bidang dan membuka babak baru bagi hubungan kedua negara, menurut beberapa penduduk ibu kota Hongaria, Budapest.
Sebuah artikel yang ditandatangani oleh Presiden Tiongkok berjudul "Memulai Perjalanan Emas dalam Hubungan Tiongkok-Hongaria" diterbitkan di harian Hungaria, Magyar Nemzet, pada hari Kamis (9/5) bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Xi.
Sementara itu, jalan-jalan utama di Budapest telah dihiasi dengan bendera nasional Tiongkok dan Hongaria untuk menyambut Presiden Xi.
"Saya sangat senang dengan kedatangannya dan saya ingin datang untuk menyambutnya," kata seorang warga Budapest.
"Anda dapat melihat bahwa kami menaruh bendera Tiongkok dan Hongaria di sini. Jadi saya pikir hampir semua orang tahu itu. Tiongkok adalah negara yang sangat hebat," kata yang lainnya.
Andras Bencsik, pemimpin redaksi majalah politik mingguan, Magyar Demokrata, mengatakan bahwa keyakinan Xi terhadap perdamaian dan pemahaman menggemakan kembali konsep Hungaria.
"Ini memiliki arti yang besar bagi Hongaria karena bagi kami sangat penting, konektivitas, hubungan yang baik antara timur dan barat. Kami percaya pada perdamaian. Itu adalah hal yang paling penting bagi kami. Dan saya sangat senang bahwa Bapak Xi Jinping, beliau percaya pada perdamaian, pada pemahaman," kata Bencsik.
"Saya pikir kunjungan Presiden Xi ke Hongaria dapat dilihat sebagai momen bersejarah dalam hubungan kedua negara, dan saya sangat yakin bahwa hal itu akan semakin meningkatkan kolaborasi di berbagai bidang antara kedua negara. Saya sangat berharap hal ini juga akan terlihat di bidang budaya," ujar Asisten Profesor di Universitas Karoli Gaspar.
Hongaria adalah negara Eropa pertama yang menandatangani dokumen kerja sama Sabuk dan Jalan dengan Tiongkok. Kedua negara telah membuat kemajuan besar di bawah Prakarsa Sabuk dan Jalan atau Belt and Road Initiative (BRI) yang diusulkan oleh Tiongkok. Jalur kereta api Budapest-Belgrade, sebuah proyek unggulan BRI, tidak hanya menguntungkan kedua negara tetapi juga memfasilitasi pembangunan ekonomi di seluruh wilayah.
"Atas nama Partai Pekerja Hongaria, saya ingin menyampaikan harapan terbaik kami kepada Presiden Xi Jinping yang akan datang ke Hongaria. Selamat datang Bapak Presiden di Hongaria. Ini adalah kunjungan bersejarah. Saya pikir ide utama dari kerja sama One Belt, One Road adalah ide yang sangat penting, dan Hongaria berpartisipasi dalam program ini," kata Thurmer Gyula, Presiden Partai Pekerja Hongaria.