BEIJING, Radio Bharata Online - Menurut laporan yang baru-baru ini dirilis oleh Badan Energi Internasional (IEA), Tiongkok adalah kontributor terbesar bagi pengembangan industri energi terbarukan global.

Tahun lalu, skala kapasitas energi terbarukan yang baru terpasang di Tiongkok, telah melebihi total kapasitas energi terbarukan di wilayah lain di seluruh dunia. Negara ini diharapkan tetap menjadi kekuatan yang sangat diperlukan dalam mendorong pengembangan industri energi terbarukan global.

IEA memperkirakan bahwa pada akhir tahun 2030, Tiongkok akan menyumbang hampir 40 persen, dari kapasitas terpasang energi terbarukan global dan kapasitas terpasang tenaga surya.   Pada saat itu, tenaga angin dan tenaga air juga akan mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Sementara itu, negara-negara di seluruh dunia masih tertinggal dalam tindakan nyata mereka, dalam hal kapasitas energi terbarukan global pada tahun 2030. 

Menurut badan tersebut, investasi Tiongkok di bidang energi masih sangat kuat, mencakup sepertiga investasi energi ramah lingkungan di seluruh dunia, dan merupakan bagian penting dari pertumbuhan PDB Tiongkok secara keseluruhan.

Angka-angka yang dikeluarkan oleh badan tersebut mengungkapkan, bahwa negara ini melakukan produksi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) pada tahun lalu, sebanyak yang dilakukan seluruh dunia pada tahun 2022.  Sementara penambahan pembangkit listrik tenaga angin juga tumbuh sebesar 66 persen tahun-ke-tahun. 

Selama lima tahun terakhir, Tiongkok juga menambahkan 11 gigawatt tenaga nuklir, yang merupakan jumlah terbesar dibandingkan negara mana pun di dunia.

Analis energi senior IEA, Heymi Bahar mengatakan, kapasitas terpasang energi terbarukan Tiongkok telah mencapai rekor pertumbuhan pada tahun lalu. 

Terdapat pertumbuhan pesat pada tiga produk ramah lingkungan yang padat teknologi, yakni kendaraan energi baru, produk fotovoltaik, dan baterai litium, yang dijuluki “tiga baru.” 

Kapasitas produksi dalam negeri yang melimpah dan dukungan pemerintah yang berkelanjutan terhadap teknologi ramah lingkungan, memberikan landasan bagi investasi energi ramah lingkungan yang kuat di Tiongkok. Tingkat investasi energi secara keseluruhan di Tiongkok, sebanding dengan jumlah yang dibutuhkan untuk memenuhi tujuan energi dan iklim nasional. (China Daily)