Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN Deng Xijun mengadakan konferensi pers secara daring pada hari Selasa, 12 Juli 2022. Di awal pemaparannya, Dubes Deng merekap kembali pidato Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi yang disampaikan sehari sebelum di di Sekretariat ASEAN di Jakarta.

\r\n\r\n

Setelah itu, Dubes Deng juga menyampaikan pernyataan Menlu Wang terkait isu Myanmar yang menjadi topik hangat di kawasan Asia Tenggara. Deng mengatakan bahwa ketika bertemu dengan Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar, Wakil Perdana Menteri Kamboja, Menteri Luar Negeri Kamboja Prak Sokhonn, Menlu Wang Yi menegaskan posisi Tiongkok dengan jelas:

\r\n\r\n

1. Tiongkok berharap bisa melakukan upaya bersama dengan ASEAN untuk mendorong Myanmar dalam mewujudkan rekonsiliasi politik yang berkelanjutan sesuai dengan konstitusi dan undang-undang, mendorong semua partai politik di Myanmar untuk mengutamakan gambaran besar dan kepentingan rakyat, mengambil upaya rasional dan pragmatis, mengakomodasi dan memahami satu sama lain, dan mempertimbangkan tuntutan yang wajar dari semua pihak sehingga bisa memulihkan stabilitas dan mencapai perdamaian sedini mungkin.

\r\n\r\n

2. Tiongkok berharap bisa melakukan upaya bersama dengan ASEAN untuk mendorong Myanmar memulaiproses transisi demokrasi, mewujudkan visi untuk mengembalikan kekuasaan pada rakyat dan menelusuri jalur perkembangan politik yang sesuai dengan karakteristik Myanmar dan sejalan dengan kondisi nasional Myanmar.

\r\n\r\n

3. Tiongkok mengharapkan ASEAN untuk menegakkan "Cara ASEAN", tetap berpegang teguh pada prinsip dasar dan tradisi tidak mencampuri urusan dalam negeri dan pendekatan berbasis konsensus, tetap fokus, menghilangkan gangguan, koordinasi dengan sabar, secara konstruktif menerapkan "Konsensus 5 Poin" ASEAN, dan menjaga solidaritas secara keseluruhan dan peran utama ASEAN.