Guangzhou, Radio Bharata Online - Sebuah kapal Tiongkok berhasil melakukan pengisian bahan bakar gas alam cair/liquefied natural gas (LNG) pertama di negara itu untuk kapal pengangkut minyak mentah yang sangat besar atau very large crude carrier (VLCC) di pelabuhan pada hari Kamis (3/8).

Kapal Tiongkok bernama Offshore Oil 301 yang merupakan kapal pengangkut dan pengisian bahan bakar LNG pertama dan terbesar di dunia itu berlabuh di sebuah pelabuhan di Pelabuhan Guangzhou di Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan untuk melakukan operasi selama 8,5 jam.

Kapal ini memasok sekitar 6.500 meter kubik LNG yang diikat untuk kapal tanker berbahan bakar ganda Maran Dione seberat 320.000 ton, sebuah kapal yang dioperasikan oleh perusahaan Yunani Maran Tankers Management dan juga merupakan VLCC berbahan bakar ganda terbesar di dunia berdasarkan tonase.

"LNG yang diisi ulang dapat memungkinkan kapal tanker ini untuk terus berlayar lebih dari 10.000 mil laut, yang mampu menempuh perjalanan dari Kota Guangzhou ke Eropa. Ini adalah pertama kalinya Tiongkok melakukan pengisian bahan bakar untuk kapal pengangkut minyak mentah yang sangat besar di pelabuhan. Dibandingkan dengan pengisian bahan bakar di pelabuhan, lingkungan operasi untuk pengisian bahan bakar di pelabuhan lebih kompleks, dan persyaratan untuk manajemen operasi dan keselamatan lebih tinggi," jelas Ye Di, Manajer Pemasaran di Guangdong Water Transport Clean Energy Company di bawah perusahaan pelayaran raksasa China National Offshore Oil Corporation, operator kapal pengisi bahan bakar Tiongkok.

Offshore Oil 301 yang dikembangkan di dalam negeri, dengan panjang 184,7 meter dan lebar 28,1 meter, memiliki kapasitas maksimum 30.000 meter kubik LNG.

"Ini adalah solusi yang sangat bagus, solusi strategis untuk memasok LNG. Ini adalah mitra yang memiliki kemampuan dan kapasitas untuk menyediakan pasokan LNG yang berkelanjutan bagi kami dan juga menjaga keamanan," ujar Georgios Asteros, Direktur Operasi Maran Tankers Management.

Penggunaan energi bersih dalam pelayaran dapat mengurangi polusi, sehingga jumlah kapal pengangkut bertenaga LNG di dunia telah mengalami peningkatan yang dramatis dalam beberapa tahun terakhir, yang telah mendorong perkembangan industri pengisian bahan bakar LNG.