Jenewa, Bharata Online - Tiongkok akan memainkan peran aktif dalam Sidang Majelis Kesehatan Dunia atau World Health Assembly (WHA) ke-79 dan menyelenggarakan tiga acara sampingan selama pertemuan tahunan di Jenewa dari tanggal 18 hingga 23 Mei 2026, demikian pernyataan delegasi Tiongkok dalam konferensi pers pada hari Minggu (17/5).

Sidang tersebut akan meninjau lebih dari 60 agenda, yang mencakup topik teknis termasuk penyakit tidak menular, kesehatan mental, cakupan kesehatan universal, dan kesiapan serta respons darurat kesehatan masyarakat, serta masalah administratif seperti pembiayaan dan implementasi Anggaran Program Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 2026-2027, pengawasan audit, dan sumber daya manusia.

Delegasi Tiongkok, yang dipimpin oleh Lei Haichao, Kepala Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok, memberikan penjelasan kepada media tentang keterlibatan mereka dalam pertemuan tersebut.

Lei akan menyampaikan pidato selama debat umum. Selain terlibat penuh dalam konsultasi teknis, delegasi akan menyelenggarakan tiga acara sampingan yang berfokus pada pemanfaatan teknologi digital dan cerdas untuk membangun sistem perawatan kesehatan yang lebih adil dan mudah diakses, mengadopsi pendekatan One Health yang holistik untuk menjaga keamanan kesehatan masyarakat global, dan mendorong pengendalian nyamuk yang sederhana dan efektif untuk memberantas penyakit yang ditularkan nyamuk.

Menurut pengarahan tersebut, Tiongkok juga akan berpartisipasi dalam pengarahan negara anggota WHO, diskusi meja bundar, acara sampingan yang diselenggarakan oleh negara lain, dan konsultasi resolusi, serta mengadakan pertukaran kerja dengan pejabat senior sekretariat WHO, departemen teknis, dan delegasi nasional lainnya.

Majelis Kesehatan Dunia adalah badan pembuat keputusan WHO. Dihadiri oleh delegasi dari seluruh 194 negara anggota WHO, majelis ini mempertemukan perwakilan negara tingkat tinggi dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengatasi tantangan kesehatan global.