Xinjiang, Radio Bharata Online - Para petani kapas di wilayah Xinjiang, barat laut Tiongkok, memanen hasil panen mereka di tahun yang melimpah ini berkat tingkat mekanisasi yang tinggi dalam pemetikan kapas.
Sebagai wilayah penghasil kapas terbesar di Tiongkok, Xinjiang menyumbang hampir 90 persen dari kapasitas produksi kapas negeri panda dan sekitar 20 persen dari produksi kapas global. Tahun ini, produksinya diperkirakan akan mencapai 5 juta ton.
Di Kabupaten Manas, Prefektur Otonomi Changji Hui, sekitar 49.000 hektar kapas siap dipanen. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, para petani kapas sekarang tidak perlu melakukan pekerjaan memetik kapas yang melelahkan. Sebagai gantinya, mesin pemetik dan pengemasan telah digunakan untuk pekerjaan panen dengan kecepatan yang jauh lebih cepat.
"Kami telah mencapai mekanisasi di seluruh proses pertanian kapas, mulai dari penanaman hingga panen. Kami juga mencapai integrasi irigasi dan pemupukan melalui teknologi pertanian digital. Dengan teknik-teknik baru ini, kami dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas panen serta pendapatan kami," ujar Pan Xiaoqin, Kepala koperasi khusus penanaman kapas di Kabupaten Manas.
Menurut data resmi, beberapa tahun terakhir ini mesin pemetik kapas buatan dalam negeri memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi pemetikan kapas di Xinjiang, dengan tingkat mekanisasi yang melampaui 80 persen.