Shanghai, Bharata Online - Lebih dari 70 warga Taiwan yang sebelumnya terdampar di Timur Tengah akibat konflik militer tiba di Bandara Internasional Pudong Shanghai pada Selasa (10/3) pagi untuk transit sebelum kembali ke Taipei.
Kelompok warga Taiwan tersebut sebelumnya terdampar di Timur Tengah setelah penerbangan transit yang direncanakan di Abu Dhabi dibatalkan di tengah meningkatnya ketegangan.
Pihak berwenang di daratan Tiongkok membantu mereka untuk naik penerbangan dari Istanbul ke Shanghai untuk transit.
"Perjalanan berjalan lancar berkat upaya semua orang. Terima kasih! Terima kasih banyak! Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya kepada tanah air," ujar seorang warga Taiwan.
"Saya sangat bersyukur. Saya hampir tidak bisa kembali. Saya terdampar selama sekitar lima hari," kata warga Taiwan lainnya.
"Kedutaan sangat ramah dan membantu kelompok wisata kami untuk menghubungi maskapai penerbangan dan otoritas pemeriksaan perbatasan di sini untuk membuat pengaturan tercepat dan termudah, yang memungkinkan kami untuk kembali dengan selamat," ungkap seorang pemandu wisata Taiwan bernama Li Zhengde.
Mereka dijadwalkan untuk transit di Bandara Internasional Shanghai Pudong pada hari Selasa (10/3) pukul 09:15 dan 12:05 untuk kembali ke Taipei.
"Pihak imigrasi telah berkomunikasi secara tepat dengan maskapai penerbangan sebelumnya untuk melacak penerbangan dan memverifikasi informasi setiap penumpang di dalamnya. Sementara itu, kami telah memperkuat panduan di tempat dan dukungan polisi untuk memfasilitasi transfer mereka dan memastikan bahwa warga Taiwan yang sebelumnya terdampar di luar negeri ini dapat kembali ke rumah sesegera mungkin," jelas Zheng Jianqiao, Petugas Imigrasi di Bandara Pudong.