Istanbul, Bharata Online - Konsulat Jenderal Tiongkok di Istanbul telah membantu sekelompok wisatawan dari wilayah Taiwan untuk kembali pulang, setelah mereka terdampar di Turki karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Setelah terdampar selama sekitar lima hari, 93 warga Taiwan tersebut mulai menaiki penerbangan China Eastern Airlines menuju Shanghai secara bertahap.

Kelompok warga Taiwan tersebut berasal dari tiga kelompok wisata Timur Tengah yang diatur oleh agen perjalanan yang sama di Taiwan.

Mereka awalnya berencana untuk kembali ke Taipei melalui Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, setelah perjalanan mereka di Istanbul. Namun, menyusul serangan militer AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026, banyak negara Timur Tengah menutup wilayah udaranya, yang menyebabkan pembatalan banyak penerbangan.

"Sejujurnya, saya belum pernah mengalami situasi seperti ini sepanjang hidup saya," kata salah satu warga Taiwan.

"Guru saya terus menelepon untuk menanyakan kapan saya akan kembali karena saya terus-menerus merevisi permohonan cuti saya, mereka mengira saya hilang," ujar yang lain.

Selama masa tinggal mereka, anggota kelompok tersebut mengubah tiket mereka setidaknya empat kali, tetapi jadwal penerbangan semuanya menunjukkan penundaan yang tidak pasti, yang menyebabkan mereka sangat cemas.

"Dalam beberapa hari terakhir, kami melihat berita dari daratan Tiongkok yang mengatakan mereka dapat membantu kami dengan mengirimkan pesawat untuk mempercepat kepulangan kami," kata seorang turis lain dari Taiwan.

"Warga Taiwan ini menghubungi Konsulat Jenderal kami di Istanbul melalui saluran bantuan konsuler. Pimpinan konsulat kami sangat memperhatikan situasi ini dan segera berkoordinasi dengan departemen domestik terkait, termasuk imigrasi dan pengawasan perbatasan, serta maskapai penerbangan, untuk mengoordinasikan agar mereka dapat naik pesawat," ujar Sui Kaige, Direktur Bagian Urusan Konsuler di Konsulat Jenderal Tiongkok di Istanbul.

"Kami juga memberikan jaminan kursi penerbangan kepada warga Taiwan untuk memenuhi kebutuhan mereka," kata Li Ge, Manajer Umum Kantor China Eastern Airlines di Istanbul.