Beijing, Bharata Online - Pertukaran peradaban berfungsi sebagai jembatan untuk mendorong konsensus dan meningkatkan saling percaya, dan sangat penting untuk membangun sistem tata kelola global yang lebih adil dan setara, kata seorang pejabat Tiongkok pada hari Rabu (17/6).
Jin Xin, Wakil Kepala Departemen Internasional Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok, menyampaikan pernyataan tersebut pada konferensi pers yang memperkenalkan buku putih berjudul "Tata Kelola Global yang Lebih Adil dan Setara: Prinsip, Usulan, dan Tindakan Tiongkok".
"Pertukaran peradaban berfungsi sebagai jembatan dan ikatan untuk membangun konsensus dan meningkatkan saling percaya, dan sangat penting untuk pengembangan sistem tata kelola global yang lebih adil dan setara," kata Jin.
Tiongkok mendukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam memainkan perannya sebagai platform utama untuk dialog antar peradaban dan mendukung pembentukan "Hari Internasional untuk Dialog Antar Peradaban" oleh Majelis Umum PBB.
Tiongkok menjadi tuan rumah Pertemuan Menteri Dialog Peradaban Global dan mendirikan berbagai platform internasional, termasuk Konferensi Klasik Dunia, untuk mendorong partisipasi partai politik, lembaga pemikir, pemuda, perempuan, dan organisasi masyarakat sipil dalam dialog tersebut.
Jin mengatakan, kerangka kerja multi-tingkat dan multi-sektor untuk dialog antar peradaban secara bertahap mulai terbentuk.
Ia juga mengatakan Tiongkok telah meningkatkan upayanya dalam perlindungan warisan budaya dan pengembangan budaya, dan telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan lebih dari 100 negara tentang penelitian arkeologi bersama, pelestarian warisan dunia, dan penerjemahan karya agung — yang semuanya membantu memperdalam akar peradabannya sendiri sambil melindungi warisan budaya dunia secara luas.
"Kami telah terlibat dalam berbagai pertukaran antar masyarakat dan budaya internasional dengan melaksanakan berbagai macam proyek kerja sama budaya seperti tahun budaya, tahun pariwisata, dan festival seni, dengan hasil yang bermanfaat di bidang pendidikan, teknologi, kesehatan, dan olahraga. Pada saat yang sama, kami terus memfasilitasi arus orang antara Tiongkok dan negara lain, menciptakan dinamika saling menguntungkan di mana pertukaran budaya meningkatkan pariwisata dan pariwisata, pada gilirannya, memperdalam saling pengertian," ujar Jin.
"Ke depan, kami akan berupaya memastikan implementasi terkoordinasi dari Inisiatif Tata Kelola Global dan Inisiatif Peradaban Global dengan terlibat dalam dialog peradaban untuk memperoleh kearifan dalam mengatasi tantangan global, dan mempromosikan tata kelola global melalui integrasi peradaban. Kami akan secara aktif mendukung mekanisme PBB untuk pertukaran peradaban dan dengan tegas menjunjung tinggi otoritas dan posisi Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam tata kelola global. Kami juga akan secara aktif mempromosikan integrasi dialog peradaban dengan agenda tata kelola global, memanfaatkan sepenuhnya nilai-nilai panduan dari Inisiatif Peradaban Global, sehingga kekuatan peradaban akan berkontribusi pada reformasi dan peningkatan tata kelola global," jelasnya.