Radio Bharata Online - Tiongkok telah meluncurkan lebih dari 2.000 program reformasi dalam sepuluh tahun terakhir, yang mencakup berbagai bidang ekonomi dan sosial, demikian disampaikan Juru Bicara (Jubir) Kongres Nasional CPC ke-20 Sun Yeli pada Sabtu (15/10).

Tugas-tugas reformasi yang diuraikan dalam sidang pleno ketiga Komite Sentral CPC ke-18 pada 2013 secara umum telah diselesaikan, dan implementasi tugas-tugas yang ditetapkan setelah Kongres Nasional CPC ke-19 terus berjalan, kata sang jubir pada konferensi pers.

Berbagai terobosan telah dibuat dalam sejumlah bidang dan mata rantai utama, ujar Sun, seraya menyebut reformasi lembaga Partai dan negara, pertahanan nasional dan angkatan bersenjata, serta pembangunan Partai.

Sembari menuturkan bahwa reformasi merupakan proses yang sedang berlangsung, Sun mengatakan masih banyak masalah sulit yang harus diatasi sambil berupaya untuk meningkatkan kemandirian tingkat tinggi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), membangun sistem pasar berstandar tinggi, memastikan ketahanan pangan, energi dan sumber daya, mencegah dan mengurangi risiko, serta mempromosikan transformasi hijau di bidang ekonomi dan sosial secara keseluruhan.

Pewarta : Xinhua