BEIJING, Bharata Online - Tiongkok dan Filipina sepakat untuk meningkatkan dialog dan mengelola situasi di Laut Tiongkok Selatan dengan tepat selama pertemuan ke-11 mekanisme konsultasi bilateral tentang Laut Tiongkok Selatan di Quanzhou, Provinsi Fujian, Tiongkok tenggara, pada hari Sabtu.

Pertemuan tersebut dipimpin bersama oleh Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Sun Weidong dan Wakil Menteri Luar Negeri Filipina Leo Herrera-Lim. Kedua pihak mengadakan pertukaran pendapat yang jujur ​​dan konstruktif mengenai situasi terkini di Laut Tiongkok Selatan. 

Tiongkok menyampaikan protes keras atas pelanggaran dan provokasi maritim yang baru-baru ini dilakukan Filipina. Pihak Tiongkok mendesak Filipina untuk menelaah kata-katanya dengan tindakan, kembali ke jalur penyelesaian masalah maritim melalui dialog dan konsultasi, serta menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk menstabilkan hubungan bilateral.

Kedua belah pihak juga membahas kerja sama di bidang-bidang seperti penegakan hukum maritim dan ilmu serta teknologi kelautan, dan mencapai kemajuan positif. Kedua belah pihak sepakat untuk memperkuat komunikasi mengenai isu-isu maritim, mengelola situasi di laut dengan tepat, dan secara konsisten memajukan kerja sama praktis di berbagai bidang.

Kedua negara juga sepakat untuk bekerja sama dengan anggota ASEAN lainnya untuk sepenuhnya menerapkan Deklarasi tentang Perilaku Para Pihak di Laut Tiongkok Selatan, mempercepat konsultasi tentang Kode Etik di Laut Tiongkok Selatan dan berupaya untuk segera menyelesaikannya guna bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut Tiongkok Selatan.

Perwakilan dari kementerian luar negeri, pertahanan, sumber daya alam, dan penjaga pantai kedua negara juga menghadiri pertemuan tersebut. [CGTN]