Kenya, Bharata Online - Seorang pejabat pemerintah Kenya mengatakan bahwa Tiongkok adalah suara yang kuat yang mewakili negara-negara Selatan Global. Ia juga menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru kepada Tiongkok dan komunitas Tionghoa global di tengah perayaan Festival Musim Semi yang sedang berlangsung.

Dalam sebuah wawancara dengan China Global Television Network, Musalia Mudavadi, Sekretaris Kabinet Utama dan Sekretaris Kabinet untuk Urusan Luar Negeri dan Diaspora Kenya, menegaskan kembali hubungan yang kuat antara negaranya dan Tiongkok.

"Pertama-tama, saya harus mengatakan bahwa Tiongkok adalah teman baik Kenya dan rakyat Kenya. Kami telah melakukan banyak kunjungan tingkat tinggi antara kedua negara kami, dan saya percaya ini akan terus berlanjut sehingga kami memiliki keterlibatan tingkat tinggi setiap saat. Yang signifikan adalah bahwa dalam beberapa bulan terakhir, di bawah pengaturan FOCAC (Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika), pemerintah Tiongkok menawarkan untuk mengizinkan pengaturan perdagangan preferensial dengan rakyat Afrika. Kenya sedang sibuk bernegosiasi sehingga kita dapat memperoleh apa yang Anda sebut manfaat awal dari pengaturan ini," ujar Mudavadi.

Mudavadi mengatakan bahwa rakyat Kenya telah memperoleh manfaat "luar biasa" dari kerja sama dengan Tiongkok di berbagai bidang.

"Kami terlibat dalam banyak pembangunan—jalan raya, infrastruktur, peluang bisnis, dan sebagainya, bersama rakyat Tiongkok. Jadi menurut saya, kita akan mendapatkan manfaat yang sangat besar dari kerja sama yang berkelanjutan antara kedua negara kita," katanya.

Saat Tiongkok menyambut Tahun Kuda, Mudavadi menyampaikan ucapan selamat hari raya kepada Tiongkok dan rakyat Tiongkok sambil menyoroti pengaruh global negara tersebut.

"Saya pikir itu hebat. Saya mendoakan yang terbaik untuk mereka. Saya mendoakan kemakmuran yang berkelanjutan bagi mereka, baik di Tiongkok maupun di tempat-tempat lain di dunia di mana warga negara mereka berada. Mereka adalah ekonomi besar. Mereka adalah pemain kunci, dan kebijakan mereka memiliki dampak besar pada banyak negara," tutur pejabat tersebut.